Dedi Mulyadi Sentil Siswa yang Ngotot Minta Perpisahan: “Kenapa Gaya Hidup Selangit?”

Dedi Mulyadi Sentil Siswa yang Ngotot Minta Perpisahan: “Kenapa Gaya Hidup Selangit?” - Dedi Mulyadi - Gambar 1772
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegur seorang siswi SMA dan ibunya yang ngotot meminta adanya acara perpisahan di sekolah, meski kondisi keuangan mereka tidak memadai. Dalam pertemuan yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Sabtu (26/4/2025),

Manyala.co – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegur seorang siswi SMA dan ibunya yang bersikeras menginginkan acara perpisahan sekolah, meski kondisi keuangan mereka terbatas. Momen ini terjadi saat Dedi bertemu warga korban penggusuran di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Seperti diketahui, Pemprov Jawa Barat sebelumnya membongkar ratusan rumah liar di bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut, termasuk rumah keluarga siswi tersebut.

Dalam pertemuan yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Sabtu (26/4/2025), siswi yang baru lulus SMA itu menyuarakan keinginannya agar acara perpisahan tetap diadakan, meski dengan biaya lebih ringan agar semua siswa bisa merasakan momen kelulusan.

Namun, Dedi mengingatkan bahwa acara perpisahan seringkali menjadi beban finansial bagi orang tua, bahkan tak jarang membuat mereka harus berutang. Siswi itu mengakui biaya perpisahan membebani keluarganya, tapi tetap berharap momen tersebut bisa tetap dirasakan.

“Ngerasain perpisahan, duit dari mana?” tanya Dedi.
“Orang tua,” jawab si siswi.
“Membebani, nggak?” lanjut Dedi.
“Iya, membebani, Pak,” sahutnya.

Saat diminta merinci biaya perpisahan saat SMP, gadis itu menyebut angka sekitar Rp1 juta. Sementara sang ibu, yang menemani, mengungkapkan bahwa mereka hidup dengan ekonomi pas-pasan: sang ibu hanya seorang ibu rumah tangga, sementara sang ayah berjualan botol kaca untuk bensin eceran.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Walau hidup sederhana, sang ibu mengaku rela mengeluarkan uang untuk acara perpisahan ketimbang menabung untuk membeli rumah, demi memberikan kenangan berharga untuk anaknya.

Ketika Dedi bertanya, “Ibu lebih pilih mana, perpisahan bayar atau perpisahan dilarang tanpa biaya?”
Sang ibu menjawab, “Kalau untuk mental anak, lebih setuju yang bayar.”

Mendengar jawaban itu, Dedi menyentil pola pikir keluarga tersebut.
“Ibu rumah saja nggak punya?” sindirnya.
“Iya, Pak. Tapi demi anak saya, nggak apa-apa,” jawab sang ibu.

Dedi lalu menegaskan pentingnya orang tua untuk memprioritaskan kebutuhan pokok seperti tempat tinggal yang layak, daripada mengutamakan gaya hidup yang tidak sesuai kemampuan.

“Demi anak, seharusnya jangan tinggal di bantaran sungai. Rumah saja belum punya, kenapa gaya hidupnya selangit?” tegas Dedi sambil mengangkat tangannya ke atas. “Ini pola pikir yang harus diubah,” tambahnya.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Sejak dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025, Dedi memang dikenal aktif menolak tradisi perpisahan dan study tour di sekolah-sekolah. Baginya, kegiatan tersebut lebih banyak menambah beban keuangan orang tua. Bahkan, di hari pertamanya menjabat, ia langsung mencopot Kepala Sekolah SMAN 6 Depok karena tetap mengadakan study tour ke luar provinsi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom