Menteri Lingkungan Hidup Hanif Ungkap Fakta Mengkhawatirkan soal Pengelolaan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Ungkap Fakta Mengkhawatirkan soal Pengelolaan Sampah -  - Gambar 2524
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (tengah) saat sidak pengelolaan sampah di Kota Jogja. Foto: Antara

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengungkap fakta mengkhawatirkan terkait pengelolaan sampah di Indonesia. Menurutnya, negara ini harus segera beralih ke sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

“Kita perlu segera bertransformasi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dengan pendekatan ekonomi sirkular, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017,” ujar Hanif Faisol dalam keterangannya pada Senin (3/3).

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) per Desember 2023, kondisi pengelolaan sampah di Indonesia masih jauh dari optimal. Dari total 56,63 juta ton sampah yang dihasilkan pada tahun 2023—naik 3,7 persen dari tahun sebelumnya—sekitar 60,99 persen atau 34,54 juta ton belum dikelola dengan baik sesuai standar teknis yang berlaku.

Analisis komposisi pengelolaan sampah menunjukkan bahwa 39,14 persen sampah masih berakhir di lingkungan melalui metode yang tidak ramah lingkungan. Rinciannya, 12,67 persen dibakar secara terbuka, menghasilkan emisi karbon dioksida sebesar 4,2 ton CO₂e per ton sampah; 15,32 persen dibuang secara ilegal ke lahan kosong, berpotensi mencemari tanah dan air tanah; serta 11,15 persen langsung masuk ke badan air, meningkatkan beban pencemar organik hingga 3,6 kg BOD per ton sampah.

Selain itu, 21,85 persen sampah lainnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem open dumping yang tidak memenuhi standar teknis, seperti tidak adanya pengolahan lindi, sistem penangkapan gas metana, maupun lapisan geomembran sesuai regulasi yang berlaku.

Camat Se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang

“Kondisi ini sangat memprihatinkan karena sampah yang tidak dikelola dengan baik berkontribusi pada pencemaran air, tanah, dan udara. Setiap ton sampah yang tidak terkelola dapat menghasilkan 0,5 m³ lindi dengan kadar BOD tinggi, mencemari tanah hingga kedalaman 15-20 meter dalam radius 500 meter, serta memicu polusi udara dengan partikulat PM2.5 sebesar 1,2 kg per ton sampah yang dibakar,” jelas Hanif.

Dengan fakta-fakta ini, ia menegaskan pentingnya percepatan transformasi sistem pengelolaan sampah agar lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Avtur Naik 30 Persen, Pemerintah Pastikan Biaya Haji 2026 Tak Dibebankan ke Jamaah

02

DPR Apresiasi Vonis Bebas Amsal, Kritik Kejari Karo

03

Lewat Jalur SNBP 2026, Institut Teknologi BJ Habibie Loloskan 409 Calon Mahasiswa Baru

04

Ketua IKATSI Unhas, Andi Subhan Mustari Hadiri Pelepasan Alumni Fakultas Teknik Unhas Periode April 2026

05

Bimantoro Kritik Profesionalitas Kejari Karo dalam Kasus Sitepu

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom

× Advertisement
× Advertisement