Partai Buruh dan KSPI Gugat Pemerintah dan Sritex atas PHK Massal

Partai Buruh dan KSPI Gugat Pemerintah dan Sritex atas PHK Massal -  - Gambar 2536
Presiden KSPI yang juga Ketua Partai Buruh, Said Iqbal

Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengumumkan rencana untuk mengajukan gugatan class action terhadap pemerintah dan manajemen PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dianggap ilegal.

Latar Belakang PHK Massal di Sritex

PHK massal ini terjadi setelah PT Sritex dinyatakan pailit oleh pengadilan. Akibatnya, sekitar 8.400 karyawan terkena dampak PHK. Namun, Partai Buruh dan KSPI menilai bahwa proses PHK tersebut tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan.

Presiden KSPI, Said Iqbal, menyatakan bahwa PHK tersebut dilakukan tanpa melalui mekanisme bipartit antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan, serta tidak dilanjutkan ke tahap tripartit bersama mediator dari dinas tenaga kerja. Selain itu, buruh diminta secara individual untuk mendaftarkan PHK, yang diduga disertai intimidasi.

Gugatan class action ini akan diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihak yang akan digugat meliputi Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Perindustrian, Menteri Tenaga Kerja, Wakil Menteri Tenaga Kerja, Menteri Investasi, serta pimpinan perusahaan Sritex.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

Presiden KSPI yang juga Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa langkah hukum ini merupakan bentuk citizen lawsuit atau perlawanan warga negara terhadap negara.

“Kami akan gugat sebagai tergugat, kita bongkar habis apa yang sedang terjadi dengan Sritex. Paling lambat satu minggu hingga sepuluh hari ke depan, kami akan membentuk tim hukum dan memasukkan gugatan tersebut,” ujar Iqbal dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (2/3/2025).

Rencana Aksi Demonstrasi

Selain gugatan hukum, Partai Buruh dan KSPI juga merencanakan aksi demonstrasi besar-besaran pada 5 Maret 2025 di Istana Negara dan Kementerian Ketenagakerjaan. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap PHK massal yang dianggap ilegal dan untuk mendukung pemerintahan yang bersih.

Melalui gugatan ini, Partai Buruh dan KSPI berharap dapat membongkar dugaan pelanggaran dalam proses PHK massal di Sritex dan memastikan hak-hak buruh terpenuhi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Mereka juga menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses restrukturisasi perusahaan yang mengalami pailit.

Menkeu Bantah Indonesia Menuju Resesi Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom