Program Barak Militer untuk Siswa Nakal, Dedi Mulyadi: Tawuran, Mabuk, dan Kecanduan Mobile Legends

Program Barak Militer untuk Siswa Nakal, Dedi Mulyadi: Tawuran, Mabuk, dan Kecanduan Mobile Legends - Dedi Mulyadi - Gambar 1735
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Manyala.co – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kriteria siswa bermasalah yang akan mengikuti program pembinaan karakter di barak militer. Dalam keterangannya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/4/2025), Dedi menyebutkan bahwa sasaran utama program ini adalah pelajar yang kerap terlibat tawuran, mengonsumsi minuman keras, kecanduan bermain gim seperti Mobile Legends, hingga yang terbiasa bangun siang dan malas menjalani aktivitas produktif.

“Yang bakal masuk barak itu ya tukang tawuran, pemabuk, pemain Mobile Legends sampai malam terus bangunnya sore,” ujar Dedi sambil berseloroh.

Selain perilaku negatif di luar rumah, Dedi juga menyebut siswa yang suka membangkang kepada orang tua, melakukan ancaman, sering membolos, dan menimbulkan kekacauan di sekolah sebagai target utama dari program tersebut.

“Kadang mereka berangkat dari rumah seolah ke sekolah, tapi nggak pernah sampai sekolah. Kita semua mungkin pernah ngalamin fase nakal kayak gitu,” katanya sambil tertawa kecil.

Program ini, menurut Dedi, bertujuan untuk membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab melalui pelatihan bergaya militer. Rencana tersebut akan dijalankan secara bertahap, dimulai dari wilayah-wilayah yang dianggap rawan kenakalan remaja, sebelum diperluas ke seluruh Jawa Barat.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

“Kita mulai dari daerah yang siap dulu, terutama yang dianggap rawan, baru nanti dikembangkan ke 27 kabupaten/kota,” jelasnya.

Pelatihan akan berlangsung selama enam bulan di barak-barak militer yang disiapkan oleh TNI. Dalam periode itu, para siswa tidak mengikuti sekolah formal, melainkan fokus pada pembinaan mental dan perilaku. Dedi juga menyebut bahwa prajurit TNI akan langsung menjemput para siswa dari rumah mereka untuk mengikuti program ini.

“Barak yang disiapkan ada sekitar 30 hingga 40 lokasi, dan nanti pembinaannya akan ditangani langsung oleh TNI. Program ini akan dibiayai melalui kerja sama antara Pemprov Jabar dengan pemda setempat,” tutup Dedi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom