Makassar Creative Hub Buka Ruang Kolaborasi Lewat “Nabuka”

Makassar Creative Hub Buka Ruang Kolaborasi Lewat “Nabuka” - Kolaborasi - Gambar 963
Makassar Creative Hub (MCH), baru saja diresmikan, Sabtu (21/6/2025).

Makassar, Manyala.co – Di tengah geliat kota yang terus tumbuh dan berubah, hadir sebuah ruang baru yang bukan hanya menawarkan tempat, tetapi juga harapan dan kemungkinan.

Makassar Creative Hub (MCH), yang baru saja diresmikan, Sabtu (21/6/2025) malam, memperkenalkan Nabuka sebuah program yang menjadi simbol keterbukaan, kolaborasi, dan penyatuan ide-ide kreatif anak muda.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, sekaligus anggota Pokja MCH, Andi Muh. Yasir, menjelaskan bahwa “Nabuka” berasal dari bahasa Makassar yang berarti “membuka”.

“Namun maknanya lebih dari sekadar membuka pintu atau jendela. Nabuka adalah gerakan simbolik membuka diri terhadap perbedaan,” ujar Yasir.

Dalam peluncuran resminya, Makassar Creative Hub (MCH) memperkenalkan salah satu program unggulan bertajuk Nabuka. Menyulam Imajinasi Makassar, sebagai bagian dari upaya membangun ruang tumbuh kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Makassar.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar sekaligus anggota Kelompok Kerja (Pokja) MCH, Andi Muh. Yasir, menjelaskan bahwa Nabuka berasal dari bahasa Makassar yang berarti “membuka”.

Namun dalam konteks program ini, nabuka mengandung makna yang lebih dalam: membuka diri, membuka percakapan antar-gagasan, antar-generasi, dan antar-disiplin.

“Ini bukan sekadar membuka pintu ruang fisik, tetapi membuka kemungkinan baru membangun jembatan ide antara yang tua dan muda, antara yang mapan dan yang sedang tumbuh,” ungkap Andi Yasir.

Mengusung tema besar “Menyulam Imajinasi Makassar”, MCH ingin menjelma menjadi lebih dari sekadar bangunan. Tapi, menjadi ruang hidup tempat bertemunya komunitas, pelaku seni, kreator muda, serta pemangku kebijakan untuk saling bertukar ide, berkolaborasi, dan menenun masa depan kota secara kolektif.

“Makassar adalah kota yang terus bertumbuh dan berubah. Kita membutuhkan ruang yang bukan hanya menampung kreativitas, tapi juga menyatukan benang-benang gagasan menjadi kain kolektif yang hidup,” tambah Yasir.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Ia juga menekankan bahwa menyulam adalah metafora penting dalam kerja kreatif: proses yang penuh kesabaran, presisi, dan kasih.

Di sinilah MCH berperan sebagai ekosistem yang merawat dan merangkai potensi kreatif Makassar, dari lorong hingga panggung, dari kampus hingga kafe, dari pelabuhan hingga ruang digital.

Dengan hadirnya program Nabuka, MCH mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk bersama-sama membuka lembaran baru bagi kreativitas kota.

“Sebuah ajakan untuk menyulam Makassar melalui semangat kolaborasi, keberanian berekspresi, dan harapan akan masa depan yang lebih inklusif dan imajinatif,” ungkapnya.

Sebelum pembukaan acara tersebut. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, menghadirkan Youth Fest, sebuah perhelatan besar yang menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, dan edukasi bagi anak-anak muda kota ini.

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Perkuat Jejaring Gastronomi, Pemkot Makassar Bidik Kuliner Lokal Go International

Lebih dari sekadar festival, Youth Fest adalah panggung untuk ide-ide segar, komunitas aktif, dan semangat keberlanjutan yang digaungkan oleh generasi muda.

Di dalam rangkaian Youth Fest tahun ini, terdapat beberapa program turunan yang menjadi highlight utama. Nabuka (Ngumpul Bareng Anak Muda Makassar) Forum terbuka yang menghadirkan pemuda lintas latar belakang untuk saling bertukar gagasan, berbagi inspirasi, dan membangun jaringan kolaborasi.

“Kemudian, lingkar lomunitas. Sesi khusus yang mempertemukan berbagai komunitas di Makassar dalam sebuah lingkar sinergi. Di sini, masing-masing komunitas mempresentasikan karya, program, dan misi mereka membangun jembatan kolaborasi antar-entitas untuk gerakan pemuda yang lebih solid dan berdaya,” jelasnya.

Selain itu, dilakukan sustainability workshop. Workshop interaktif yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan seputar isu keberlanjutan, mulai dari pengelolaan sampah, gaya hidup ramah lingkungan, hingga ekonomi hijau.

“Generasi muda diajak untuk tidak hanya kreatif, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi,” sebutnya.

Terakhir, Youth Fest 2025 adalah bukti bahwa pemuda Makassar bukan hanya penonton dalam pembangunan kota, tapi pelaku utama. Melalui kreativitas, komunitas, dan kepedulian lingkungan.

“Kami Dispora mengajak anak muda Makassar untuk melangkah bersama menuju masa depan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” tukasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement