Gowa, Manyala — Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan kegiatan “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa” di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP UNM Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan sepakbola usia dini melalui penerapan bentuk latihan teknik dasar yang sistematis, terstruktur, dan mudah diterapkan oleh pelatih maupun siswa SSB Persigowa.
Tim pengabdian menghadirkan Prof. Dr. H. Arifuddin Usman, M.Kes., Dr. M. Adam Mappaompo, M.Pd., dan M. Said Zainuddin, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri dan pendamping kegiatan. Ketiganya memberikan penguatan kepada pelatih dan siswa mengenai pentingnya latihan teknik dasar sebagai fondasi dalam pengembangan kemampuan bermain sepakbola.
Materi latihan difokuskan pada beberapa teknik dasar, antara lain passing, control, dribbling, shooting, koordinasi, serta permainan kecil (small sided games). Bentuk latihan dirancang dengan pendekatan latihan berbasis stasiun sehingga siswa memperoleh kesempatan melakukan gerakan secara berulang dengan intensitas yang sesuai dengan karakteristik usia.
Dr. M. Adam Mappaompo, M.Pd. menjelaskan bahwa pembinaan pemain usia dini membutuhkan latihan yang terencana dan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, latihan teknik tidak cukup hanya dilakukan melalui permainan, tetapi perlu diberikan dalam bentuk latihan khusus yang memungkinkan siswa memperoleh pengulangan gerak secara optimal.
“Latihan teknik dasar harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. Dengan latihan yang terstruktur, pelatih dapat mengetahui perkembangan kemampuan setiap pemain,” jelasnya.
Selain memberikan praktik kepada siswa, kegiatan juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pelatih SSB Persigowa. Pelatih mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan program latihan, pemilihan bentuk drill, pengaturan intensitas latihan, serta evaluasi kemampuan siswa.
Program pengabdian ini juga memperkenalkan penggunaan alat bantu latihan seperti target net shooting, agility ladder, mini hurdle, cone, dan bola latihan. Pemanfaatan alat tersebut diharapkan dapat meningkatkan variasi latihan sekaligus memperbanyak kesempatan siswa melakukan kontak dengan bola.
Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan pengelola SSB, pelatih, siswa, dan tim pengabdian UNM. Evaluasi kemampuan dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah program sehingga perkembangan keterampilan siswa dapat diketahui secara lebih objektif.
Melalui kegiatan ini, SSB Persigowa diharapkan mampu menerapkan bentuk latihan teknik dasar secara mandiri dan berkelanjutan. Modul latihan dan sistem evaluasi yang diberikan juga diharapkan menjadi pedoman bagi pelatih dalam menyusun program pembinaan berikutnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi UNM dalam mendukung pengembangan olahraga masyarakat, khususnya pembinaan sepakbola usia dini di Kabupaten Gowa. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan SSB diharapkan dapat menghasilkan pola pembinaan yang lebih terarah sekaligus mendukung lahirnya pemain-pemain muda yang memiliki keterampilan, disiplin, sportivitas, dan karakter positif.

































