Manyala – Bosowa Peduli memberikan dukungan penunjang pendidikan (living cost) kepada empat mahasiswa asal Makassar yang berhasil memperoleh beasiswa pendidikan untuk menempuh studi di College of Law and Islamic Sciences, Al-Madinah Al-Munawwarah, Saudi Arabia.
Dukungan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan penunjang selama menjalani pendidikan di Madinah. Program ini dilatarbelakangi oleh komitmen kuat Bosowa Peduli untuk memastikan para mahasiswa pilihan yang lolos seleksi studi ke luar negeri dapat menjalani perkuliahan dengan tenang tanpa terkendala kebutuhan hidup sehari-hari (living cost), sekaligus investasi jangka panjang mencetak sumber daya manusia unggul berkarakter keilmuan Islam yang kuat. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Dukungan pendidikan yang bersumber dari dana zakat ini diharapkan tidak hanya membantu keberlangsungan studi para penerima, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi berilmu yang dapat memberikan manfaat lebih luas.
Menanggapi program ini, Hafit Timor Mas’ud selaku Head of Bosowa Peduli menyampaikan apresiasinya.
“Dengan adanya bantuan tunjangan pendidikan untuk mahasiswa di Madinah ini, membuktikan bahwa implementasi program Bosowa Peduli tidak hanya menyasar skala regional Sulsel atau nasional, tapi bahkan global/internasional. Dan saya berharap bantuan ini nantinya akan memberikan impact untuk Bosowa Peduli dan untuk ummat di Sulawesi Selatan,” ujarnya, Kamis, 24 September 2026.
Senada dengan itu, Ust. Luqman turut menyampaikan rasa terima kasih.
“Ucapan terima kasih untuk segenap tim Bosowa Peduli yang telah mengalokasikan dana sosial (dana zakat) untuk membiayai beberapa mahasiswa yang lulus untuk kuliah di Madinah. Dengan harapan nantinya mereka akan bisa memberikan manfaat untuk Bosowa Peduli dan ummat,” tuturnya.
Bosowa Peduli berharap, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Madinah kelak dapat dibawa kembali ke Indonesia. InsyaAllah, keempat mahasiswa tersebut dapat tumbuh menjadi generasi berilmu dan calon ulama yang mengajarkan serta menyebarkan ilmu kepada masyarakat di tanah air. Karena ketika pendidikan didukung, potensi punya ruang untuk tumbuh.

































