Prabowo Tegas! Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan, Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Sumber foto: Kemensetneg
Sumber foto: Kemensetneg

Jakarta, Manyala.co – Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal yang disebut menyasar Presiden, sejumlah pejabat negara, pimpinan partai politik, pengusaha, hingga tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Prabowo meminta agar proses hukum terhadap perkara tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, secara objektif, transparan, dan tanpa ada fakta yang ditutup-tutupi.

Arahan itu disampaikan Presiden setelah Kapolri melaporkan perkembangan penanganan kasus dugaan penyadapan tersebut. Hal ini diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

“Bapak Presiden sudah memberikan petunjuk kepada Bapak Kapolri agar proses ini dilakukan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seobjektif mungkin tanpa ada yang ditutup-tutupi,” ujar Prasetyo.

Selain meminta pengusutan secara menyeluruh, Presiden juga menekankan agar penanganan perkara tersebut tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli SD hingga S-1 di Sidang Roy Suryo, Jadi Sorotan!

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dari institusi kepolisian tidak berkurang sama sekali,” tegasnya.

Prasetyo mengatakan Prabowo sangat prihatin atas dugaan penyadapan tersebut. Menurutnya, perkara ini menjadi perhatian serius karena dugaan tindakan tersebut melibatkan institusi yang berada di bawah Presiden dan berpotensi mengancam kepentingan serta keselamatan negara.

“Beliau sangat prihatin. Institusi yang berada di bawah Presiden, kemudian melakukan upaya sedemikian (penyadapan). Tentunya itu sangat memprihatinkan. Sekali lagi, sangat mengkhawatirkan untuk kepentingan kita semuanya,” kata Prasetyo.

Ia menjelaskan, dugaan penyadapan terhadap kepala negara dan pimpinan negara berpotensi membuka informasi yang bersifat sangat sensitif. Apabila informasi tersebut disalahgunakan, dampaknya dapat membahayakan kepentingan dan kedaulatan bangsa.

“Nah, karena kalau sudah berbicara Kepala Negara, berbicara pimpinan negara, di situ kan banyak informasi sangat sensitif. Bisa jadi informasi sensitif tersebut membahayakan kepentingan dan kedaulatan bangsa dan negara,” ujarnya.

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Sebut Masalah Serius bagi Negara

Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa dugaan tindakan penyadapan tersebut dinilai berpotensi mengarah pada perbuatan makar serta membahayakan keselamatan pimpinan negara.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini mengarah ke perbuatan makar. Ini juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara, termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” kata dia.

Meski demikian, Prasetyo meminta masyarakat tidak perlu khawatir menyikapi perkara tersebut. Ia menjelaskan bahwa tindakan penyadapan memiliki mekanisme dan tahapan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk Peraturan Kepala Kepolisian RI.

“Bahwa proses-proses penyadapan sesungguhnya telah diatur di dalam peraturan-peraturan perundangan yang kita miliki, sehingga kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir. Ini dilakukan tentunya oleh oknum-oknum tertentu,” tuturnya.

Terkait motif dan pihak-pihak yang menjadi sasaran dalam perkara tersebut, Prasetyo meminta masyarakat menunggu hasil penyidikan kepolisian. Ia menyebut dugaan penyadapan tidak hanya menyasar Presiden, tetapi juga para menteri, pimpinan partai politik, serta tokoh organisasi kemasyarakatan.

Festival Bulan Budaya Makassar Sukses Digelar, Ribuan Pengunjung Nikmati Pentas Seni dan UMKM

“Secara lengkap dan detail, itu kita tunggu dari proses penyidikan,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan, Presiden telah memberikan dukungan dan arahan kepada Kapolri agar penanganan perkara berjalan sebagaimana mestinya. Di sisi lain, pemerintah memastikan proses hukum tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sumber: Bakom RI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli SD hingga S-1 di Sidang Roy Suryo, Jadi Sorotan!

02

Prabowo Tegas! Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan, Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

03

Yusril Belum Ungkap Aktor Intelektual di Balik Penyadapan Presiden Prabowo

04

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Sebut Masalah Serius bagi Negara

05

Tembus Rp5 Triliun, Investasi Makassar Tumbuh Signifikan Sepanjang 2026

06

Uang Palsu Rp 980 Juta Diduga untuk Danai Demo di Jakarta, Pemilik Dijanjikan Rp 300 Juta

07

Kesejahteraan Petani Meningkat, NTP Oktober 2026 Cetak Rekor 132,60

08

Festival Bulan Budaya Makassar Sukses Digelar, Ribuan Pengunjung Nikmati Pentas Seni dan UMKM

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement