Irianti Erningpraja Tutup Usia: Perjalanan Hidup Sang Multitalenta dari Kolam Renang hingga Dunia Hiburan

Irianti Erningpraja Tutup Usia: Perjalanan Hidup Sang Multitalenta dari Kolam Renang hingga Dunia Hiburan - Erningpraja - Gambar 1268
Irianti Erningpraja diambil dari Instagram @nicky_astria_asli. Irianti Erningpraja meninggal dunia pada Selasa (27/5/2025)

Manyala.co – Kabar duka menyelimuti jagat hiburan Tanah Air setelah kepergian Irianti Erningpraja, sosok seniman serba bisa yang mengukir prestasi di banyak bidang. Irianti meninggal dunia pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 14.14 WIB di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, dalam usia 59 tahun. Kepergiannya diumumkan melalui unggahan beberapa rekan musisi seperti Stanley Tulung dan Nicky Astria di media sosial.

Stanley menyampaikan kabar duka tersebut dengan menuliskan bahwa Irianti menghembuskan napas terakhir dalam suasana damai, didampingi oleh suami tercinta Piko, dua anaknya Irsa dan Gani, serta para sahabat dekat seperti Mima Irma Hutabarat, Harry Kiss, dan Daisy Sahertian. Nicky Astria pun mengenangnya sebagai aktris, perenang, dan pencipta lagu berbakat yang menjadi bagian dari generasi emas musik Indonesia.

Irianti lahir di Jakarta pada 18 November 1965 dengan nama lengkap Tati Irianti Erningpraja. Ia merupakan putri dari Raden Ahem Erningpraja, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perburuhan di era Presiden Soekarno. Lahir dari keluarga terpandang, Irianti dibesarkan dalam lingkungan yang sangat mendukung pengembangan potensi dan minatnya sejak usia dini.

Sebelum dikenal sebagai penyanyi dan presenter, Irianti lebih dulu menorehkan prestasi sebagai atlet renang. Ia mencatatkan diri sebagai peraih medali dalam sejumlah kejuaraan bergengsi, termasuk PON IX, SEA Games 1977, dan Asian Games 1978. Sayangnya, kariernya di bidang olahraga harus berhenti lebih awal akibat masalah sinusitis yang dideritanya saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Meski harus meninggalkan dunia olahraga, semangat Irianti tak padam. Ia beralih ke dunia tari dan bergabung dengan grup Swara Maharddhika yang dipimpin oleh Guruh Soekarnoputra. Bersama kelompok ini, Irianti tampil sebagai penari profesional dalam pertunjukan di berbagai negara, termasuk Kenya dan Nairobi.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

Langkah Irianti kemudian berlanjut ke dunia musik. Kariernya sebagai pencipta lagu mulai dikenal publik pada 1983 setelah karyanya menjadi pemenang dalam Festival Pop Song Nasional dan dinyanyikan oleh Vina Panduwinata. Sejak saat itu, Irianti produktif menulis lagu untuk sejumlah penyanyi papan atas seperti Titi DJ, Atiek CB, dan Trio Libels. Ia pun merilis beberapa album solo, seperti “Kuharus Mencari” (1986), “Aku Cinta Aku Rindu” (1987), dan “Mengapa Kau Tinggalkan Aku” (1995), yang mengukuhkan namanya sebagai penyanyi bersuara khas di era 80-an hingga 90-an.

Tak hanya berkarya di musik, Irianti juga dikenal sebagai presenter yang memandu acara populer seperti “Pesta” di Indosiar dan “Muziek Muziek Grammy Award” di SCTV. Ia bahkan pernah mewawancarai musisi internasional seperti Kitaro dan David Foster, menandai kiprahnya sebagai jurnalis hiburan yang handal.

Pada 2005, setelah menghadapi peristiwa besar dalam hidupnya, Irianti mulai menempuh jalan baru yang lebih spiritual. Ia menulis enam buku bertema pengembangan diri dan kecerdasan spiritual, serta mendirikan klinik transformasi pribadi di Dharmawangsa Square, Jakarta.

Jenazah Irianti akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Kehilangan sosok seperti Irianti meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi mereka yang pernah merasakan langsung karya dan kehangatan pribadinya.

Irianti Erningpraja bukan hanya penyanyi. Ia adalah simbol dari kegigihan, transformasi, dan keberanian menjelajah berbagai bidang kehidupan. Warisan karya dan inspirasinya akan selalu hidup dalam ingatan banyak orang.

Munas dan HBH 2026 IKA Teknik Mesin Unhas, Jusman Sikki Kembali Jabat Ketua

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom