Enrekang, Manyala.co – Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai pertemuan silaturahmi antara jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Enrekang bersama insan pers pada Kamis (18/9/2025). Pertemuan yang digelar di ruang diskusi Dinas Kominfo itu menjadi ajang perkenalan Kepala Dinas Kominfo yang baru, Burhanuddin, sekaligus wadah dialog bersama awak media.
Pertemuan yang dijadwalkan pukul 13.00 WITA itu baru dimulai sekitar satu jam kemudian. Sejumlah wartawan dari berbagai media online hadir, termasuk Sekretaris Dinas Kominfo Muhammad Naim, SE, serta Kepala Bidang Kominfo Suhardin. Meski berlangsung sederhana, suasana diskusi terasa cair dengan saling bertukar pikiran.
Dalam sambutannya, Burhanuddin yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP Damkar dan kini menggantikan Hasbar sebagai Kadis Kominfo Enrekang, memaparkan rencana Pemda Enrekang untuk membangun pola kerja sama yang lebih profesional dengan media melalui sistem e-Katalog. “Bagi rekan-rekan media yang belum memiliki e-Katalog, nanti akan kita koordinasikan lebih lanjut agar tetap bisa terakomodir,” jelasnya.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan sejumlah pertanyaan dari kalangan wartawan. Salah seorang perwakilan media mempertanyakan bagaimana nasib perusahaan pers yang hingga kini belum memiliki kontrak resmi dengan pemerintah daerah. “Bagaimana dengan kami yang medianya belum diikat kontrak, apakah tetap bisa dilibatkan dalam program publikasi pemerintah daerah?” tanya salah seorang wartawan.
Menanggapi hal itu, Burhanuddin memastikan bahwa pihaknya tidak akan menutup diri. Menurutnya, Kominfo justru ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi media agar tetap bisa bermitra dengan pemerintah daerah. “Prinsipnya, kita ingin membangun kerjasama yang sehat, terbuka, dan saling menguntungkan. Semua akan kita bahas lebih lanjut, supaya tidak ada yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.
Selain membicarakan teknis kerja sama, agenda ini juga dimanfaatkan oleh Burhanuddin untuk memperkenalkan diri kepada insan pers di Bumi Massenrempulu. Ia berharap, jalinan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media dapat menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan di Enrekang. “Keterlibatan media sangat penting dalam mendukung transparansi dan penyebaran informasi pembangunan daerah,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, Dinas Kominfo memiliki peran sentral dalam menyampaikan informasi publik, mengelola komunikasi pemerintahan, sekaligus membangun sinergi dengan media massa. Dengan sistem e-Katalog yang ditawarkan, diharapkan ke depan proses kerja sama lebih transparan, profesional, dan sesuai regulasi.
Diskusi interaktif yang digelar ini pun dinilai sebagai langkah awal Kadis Kominfo yang baru untuk membangun sinergi dengan para jurnalis. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan, tetapi juga menandai komitmen bersama antara pemerintah dan media dalam mewujudkan komunikasi
































