Manyala.co – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional Batch II bagi lulusan baru mulai jenjang D-1 hingga S-1 melalui laman maganghub.kemnaker.go.id. Program ini dimulai Kamis (6/11) sebagai langkah strategis pemerintah memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi menjelaskan, penyelenggaraan program melibatkan berbagai sektor dan institusi, baik pemerintah maupun swasta.
“Penyelenggara Pemagangan Batch II meliputi instansi pemerintah, kementerian, lembaga, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), lembaga keuangan, sekretariat lembaga negara, BUMN, BLUD, dan perusahaan swasta,” ujar Cris melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis.
Menurutnya, program ini terbuka untuk berbagai sektor usaha yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk Food and Beverages, Industri Kreatif dan Digital, Komunikasi dan Informasi, Industri Manufaktur, Sektor Publik, Pariwisata, Logistik dan Transportasi, Pertanian, hingga Jasa.
Kemnaker menargetkan lebih dari 80.000 peserta dalam Batch II. Dengan target tersebut, pemerintah berharap total peserta program pemagangan nasional tahun 2025 mencapai 100.000 orang, sesuai rencana strategis peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional.
Cris menambahkan, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menilai program ini sebagai instrumen strategis untuk menyiapkan lulusan baru agar mampu memasuki dunia kerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Program pemagangan bukan sekadar pelatihan, tetapi jembatan menuju peningkatan kualitas dan kesiapan tenaga kerja Indonesia,” ujarnya.
Kepala Biro Humas Kemnaker Sunardi Manampiar Sinaga menjelaskan, tahapan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch II mencakup lima fase utama, yaitu:
- 24 Oktober – 11 November 2025: Pendaftaran Penyelenggara dan Usulan Program Pemagangan.
- 6 – 14 November 2025: Pendaftaran Calon Peserta Pemagangan.
- 14 – 20 November 2025: Seleksi Calon Peserta Pemagangan.
- 21 November 2025: Pengumuman dan Penetapan Peserta Pemagangan.
- 24 November 2025: Pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch II.
Sunardi mengimbau para lulusan baru agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Program Pemagangan Nasional bukan hanya memberikan pengalaman kerja nyata, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja Indonesia,” tuturnya.
Program ini menjadi salah satu bagian dari strategi Kemnaker 2025 yang berfokus pada tiga pilar utama: peningkatan keterampilan, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan hubungan industri. Upaya tersebut sejalan dengan agenda nasional pengentasan pengangguran muda yang per September 2025 tercatat sebesar 15,2 persen dari total angkatan kerja, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Dengan penyelenggaraan pemagangan berskala nasional ini, pemerintah berharap dunia industri dapat berperan aktif dalam membina tenaga kerja muda melalui praktik kerja langsung, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.
































