AS Kerahkan Kapal Induk, Iran Nyatakan Siap Perang Total

AS
Kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln (CVN 72). (Dok. US Navy)

Manyala.co – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat setelah Washington mengerahkan kapal induk ke Timur Tengah, sementara Teheran menegaskan setiap serangan terhadap wilayahnya akan diperlakukan sebagai tindakan perang terbuka dan dibalas secara maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Jumat (23/1/2026), menyusul langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengumumkan pengerahan armada angkatan laut AS ke kawasan Teluk. Langkah itu menandai eskalasi terbaru dalam hubungan kedua negara yang telah lama tegang.

Menurut pejabat Iran tersebut, Teheran tidak akan membedakan skala atau bentuk serangan yang dilakukan pihak lawan. Setiap aksi militer, baik terbatas maupun besar, akan dianggap sebagai deklarasi perang penuh terhadap Iran.

“Jika Amerika Serikat melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran, kami akan membalas,” kata pejabat senior Iran tersebut kepada Reuters, tanpa menyebutkan identitasnya.

Ia menambahkan bahwa pergerakan militer Amerika Serikat dipandang sebagai sinyal yang mengkhawatirkan, meskipun Teheran berharap pengerahan tersebut tidak berujung pada konfrontasi langsung. Namun demikian, militer Iran disebut telah meningkatkan status kesiapsiagaan di seluruh wilayah negara itu.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

“Kami berharap langkah ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata, tetapi militer kami siap menghadapi skenario terburuk. Inilah sebabnya seluruh elemen pertahanan berada dalam kondisi siaga tinggi,” ujar pejabat tersebut.

Iran juga menegaskan bahwa tekanan militer berkelanjutan dari Amerika Serikat memaksa Teheran untuk menyiapkan seluruh kemampuan pertahanannya. Menurut pejabat itu, Iran tidak memiliki pilihan selain memastikan kesiapan penuh untuk menghadapi kemungkinan serangan.

“Kali ini kami akan menganggap setiap serangan—terbatas, terarah, atau apa pun bentuknya—sebagai perang habis-habisan terhadap kami, dan kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin,” katanya.

Di pihak lain, Presiden Donald Trump pada Kamis (22/1/2026) menyatakan Amerika Serikat telah mengirimkan “armada” kapal angkatan laut menuju Timur Tengah dengan Iran sebagai fokus utama pengerahan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump sebelumnya meredakan retorika ancamannya dalam sepekan terakhir di tengah meningkatnya ketegangan domestik di Iran.

Media Amerika Serikat melaporkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya telah mengalihkan rute dari Laut China Selatan menuju kawasan Teluk dan diperkirakan tiba dalam beberapa hari mendatang. Namun, Pentagon hingga Sabtu belum memberikan pernyataan resmi terkait rincian misi dan durasi pengerahan tersebut.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Pengerahan ini mengingatkan pada mobilisasi militer AS sebelumnya pada Juni 2025, ketika Washington meningkatkan kehadiran militernya di kawasan sebagai respons terhadap konflik selama 12 hari antara Israel dan Iran, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap program nuklir Teheran.

Hubungan Amerika Serikat dan Iran telah diwarnai ketegangan sejak Revolusi Iran 1979, yang menggulingkan Shah Iran yang didukung Washington. Sejak saat itu, konflik diplomatik, sanksi ekonomi, dan ancaman militer berulang kali membentuk dinamika hubungan kedua negara.

Dengan meningkatnya manuver militer dan pernyataan keras dari kedua pihak, kawasan Timur Tengah kembali berada dalam situasi rawan eskalasi. Hingga Sabtu sore, belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon maupun Kementerian Pertahanan Iran mengenai langkah lanjutan atau upaya deeskalasi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement