DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Pabrik Sanken

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Pabrik Sanken -  - Gambar 2797
Foto: Antara

Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, menegaskan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak dari rencana penutupan pabrik PT Sanken Indonesia di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Jawa Barat.

Penutupan yang dijadwalkan pada Juni 2025 ini dikhawatirkan akan menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dan mengindikasikan ancaman deindustrialisasi di sektor manufaktur.

Bane menekankan bahwa tanda-tanda deindustrialisasi bisa dilihat dari menurunnya produksi industri, berkurangnya lapangan kerja, serta melemahnya daya saing ekspor manufaktur.

Jika tidak ditangani secara serius, hal ini dapat memberikan dampak negatif terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah harus memiliki data akurat, termasuk dari sektor perbankan, untuk memitigasi dampaknya.

Selain itu, ia juga menyarankan evaluasi terhadap kebijakan impor barang jadi agar produk lokal tetap kompetitif.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian telah mengonfirmasi bahwa keputusan penutupan pabrik ini diambil oleh induk perusahaan Sanken di Jepang, yang ingin mengalihkan fokus bisnis ke industri semikonduktor.

Kasus ini menambah daftar panjang perusahaan yang menghentikan operasinya, seperti PT Hung-A Indonesia di Cikarang yang telah melakukan PHK terhadap 1.500 pekerja pada awal 2024.

Menanggapi tren ini, anggota Komisi IX DPR RI, Nurhayati Effendi, menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi gelombang PHK, termasuk melalui implementasi program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja terdampak.

Sementara itu, legislator lainnya, Arzeti Bilbina dari Fraksi PKB, juga mengingatkan bahwa angka PHK yang terus meningkat perlu direspons dengan kebijakan yang dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal, terutama bagi generasi muda.

Secara keseluruhan, penutupan PT Sanken Indonesia menjadi peringatan bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis dalam mencegah deindustrialisasi dan melindungi tenaga kerja yang terkena dampaknya.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom