Pengangguran Indonesia Turun Jadi 7,35 Juta Orang

Pengangguran
BPS: Pengangguran Indonesia Turun Jadi 7,35 Juta Orang

Manyala.co – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut turun sekitar 109.000 orang dibandingkan Agustus 2025, mencerminkan perbaikan kondisi pasar tenaga kerja nasional.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan data tersebut dalam telekonferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026). “Dengan demikian, jumlah orang yang menganggur mengalami penurunan,” kata Amalia.

Penurunan jumlah pengangguran tersebut tercermin dalam Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 4,74 persen pada November 2025. Pada Agustus 2025, TPT tercatat sebesar 4,85 persen, menunjukkan penurunan sebesar 0,11 poin persentase dalam tiga bulan.

BPS menyatakan penurunan pengangguran terjadi secara merata, baik berdasarkan jenis kelamin maupun wilayah. “Penurunan jumlah pengangguran itu terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan, dan di wilayah pedesaan serta perkotaan,” ujar Amalia.

Dari sisi angkatan kerja, BPS mencatat total angkatan kerja Indonesia pada November 2025 mencapai 155,27 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 147,91 juta orang tercatat bekerja, meningkat sekitar 1,371 juta orang dibandingkan Agustus 2025.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Amalia merinci, peningkatan jumlah penduduk bekerja terutama berasal dari bertambahnya pekerja penuh. Jumlah pekerja penuh tercatat sebanyak 100,497 juta orang, naik sekitar 1,85 juta orang dalam periode Agustus–November 2025.

Sementara itu, jumlah pekerja paruh waktu tercatat sebanyak 35,858 juta orang, turun sekitar 438.000 orang dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah setengah pengangguran juga menurun menjadi 11,558 juta orang, atau berkurang sekitar 42.000 orang.

“Sehingga jumlah angkatan kerja meningkat, dan yang bukan angkatan kerja menurun,” kata Amalia.

BPS juga mencatat pergeseran struktur ketenagakerjaan ke arah sektor formal. Pada November 2025, proporsi pekerja formal mencapai 42,30 persen dari total penduduk bekerja, meningkat dibandingkan Agustus 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh bertambahnya jumlah buruh, karyawan, dan pegawai.

Peningkatan pekerja formal dinilai mencerminkan pemulihan aktivitas ekonomi dan stabilitas lapangan kerja, meskipun BPS tidak merinci sektor industri yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Secara historis, tingkat pengangguran Indonesia sempat meningkat tajam selama pandemi COVID-19, sebelum mulai menurun secara bertahap sejak 2022. Tren penurunan pada November 2025 menunjukkan perbaikan berkelanjutan, meskipun tantangan struktural ketenagakerjaan masih tetap ada.

BPS menegaskan seluruh data ketenagakerjaan ini disusun berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Hingga laporan ini dirilis, belum terdapat revisi resmi atau proyeksi lanjutan terkait perkembangan pasar tenaga kerja hingga 2026.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement