Manyala — Kabupaten Enrekang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih peringkat ketiga sebagai kabupaten berprestasi dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Award 2026.
Penghargaan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) — Indonesia Fintech Summit and Expo 2026, sekaligus Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Zulkarnain Kara, mengikuti langsung kegiatan tersebut di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis, 24 September 2026.
Penghargaan yang diraih Kabupaten Enrekang tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, sekaligus menjadi wujud dari pelaksanaan program Gerakan Akselerasi Mengendalikan Inflasi (GASS MI).
Program tersebut merupakan gerakan untuk memantau hasil komoditas hortikultura, khususnya bawang merah dan cabai.
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Zulkarnain Kara mengatakan, Kabupaten Enrekang mampu memperlihatkan prestasi dalam menjaga stabilitas ekonomi.
“Ini merupakan buah dari ikhtiar seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Enrekang,” ujar Zulkarnain.
Menurut Zulkarnain, salah satu hal yang menjadi perhatian Pemerintah Pusat adalah komitmen Pemerintah Daerah yang terus konsisten memantau pergerakan inflasi serta senantiasa menjaga daya beli masyarakat di tengah keadaan ekonomi yang tidak stabil.
“Setiap minggunya, Pemerintah Pusat memantau pergerakan inflasi secara detail, dan kita pun komitmen untuk mengevaluasi kebijakan agar inflasi terjaga,” kata Zulkarnain.

































