Balita 2 Tahun Meninggal Usai Terus Menangis dalam Perjalanan Tasikmalaya-Sumedang

Balita 2 Tahun Meninggal Usai Terus Menangis dalam Perjalanan Tasikmalaya-Sumedang - Balita 2 Tahun Meninggal Usai Terus Menangis dalam Perjalanan Tasikmalaya-Sumedang - Gambar 2104
Balita 2 Tahun Meninggal Usai Terus Menangis dalam Perjalanan Tasikmalaya-Sumedang

Manyala.co – Seorang balita berusia dua tahun meninggal dunia saat dalam perjalanan menggunakan sepeda motor dari Tasikmalaya menuju Sumedang, Jawa Barat, bersama kedua orangtuanya pada Jumat (4/4/2025).

Kejadian tragis ini terungkap ketika pasangan suami istri tersebut meminta bantuan ambulans kepada petugas kepolisian yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Kadungora, Garut.

Petugas segera merespons permintaan tersebut dengan menyiapkan ambulans dan memberikan pengawalan hingga ke rumah duka di Tasikmalaya.

Kasatlantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menugaskan personel untuk menyediakan ambulans dan pengawalan di lokasi tersebut.

“Kebetulan di Pospam Kadungora ada ambulans yang disiagakan dan kita beri pengawalan,” ujarnya saat dihubungi pada Minggu (6/4/2025).

STT Baramuli Pinrang Sukses Gelar Wisuda Tahunan Periode Tahun 2026

Aang menjelaskan bahwa pasangan suami istri tersebut datang ke pos jaga dengan menggendong anak mereka dan meminta bantuan kendaraan ambulans karena anak mereka telah meninggal dunia.

Menurut keterangan kedua orangtua, selama perjalanan dari Tasikmalaya, sang bayi terus menangis. Keluarga ini berencana untuk bersilahturahmi dengan saudara mereka di Sumedang.

Namun, saat tiba di daerah Cicalengka, bayi tersebut tiba-tiba tidak lagi menangis dan tidak merespons. Mereka pun segera membawa anaknya ke klinik terdekat.

“Sore sekitar jam 16.00 di Cicalengka, dibawa ke klinik dan dinyatakan meninggal,” tambahnya.

Karena klinik tersebut tidak memiliki ambulans, pasangan itu memutuskan untuk kembali ke Tasikmalaya menggunakan sepeda motor.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

Dalam perjalanan pulang melalui Kadungora, mereka meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di Pospam.

“Kita pindahkan orangtua dan bayinya ke ambulans dan kawal sampai ke rumah duka,” jelas Aang.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom