Makassar, Manyala.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mempublikasikan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin, 29 September 2025. Cuaca cerah berawan diperkirakan mendominasi pagi hari di sebagian besar daerah, namun kondisi berbeda berpotensi terjadi pada siang dan sore.
Menurut laporan BMKG, wilayah Makassar, Maros, Gowa, Jeneponto, Takalar, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja, dan Toraja Utara diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang pada siang hingga sore. Beberapa daerah lain di Sulsel diprakirakan hanya mengalami hujan ringan, sementara Sinjai dan Bulukumba akan lebih banyak diselimuti awan.
Sementara itu, kondisi cuaca pada pagi hari relatif lebih tenang. Sebagian besar wilayah diprediksi cerah berawan. Hanya Enrekang dan Pangkep yang kemungkinan akan mengalami hujan ringan sejak pagi.
Memasuki malam hari, cuaca di wilayah Makassar, Maros, Gowa, dan beberapa daerah lain di Sulsel umumnya berawan. Namun Pinrang diprediksi berpotensi mengalami hujan ringan. Menjelang dini hari, sebagian besar wilayah kembali akan berada dalam kondisi berawan.
Dari sisi meteorologis, suhu udara di Sulsel besok diprakirakan berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi, yakni antara 68 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–35 km/jam. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem pada periode tersebut.
“Prakiraan cuaca menunjukkan dominasi kondisi cerah berawan di pagi hari, dengan potensi hujan sedang pada siang hingga sore di sejumlah kabupaten/kota. Masyarakat diimbau tetap waspada dan menyiapkan perlengkapan menghadapi kemungkinan hujan,” demikian keterangan BMKG Wilayah IV Makassar.
Secara keseluruhan, pola cuaca besok di Sulsel menunjukkan variasi dari cerah berawan hingga hujan sedang. Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem, masyarakat di daerah rawan hujan sore hari tetap diharapkan memperhatikan kondisi sekitar agar aktivitas tidak terganggu.
































