Manyala.co – Momen ricuh terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta pada Senin (10/3/2025). Sebelumnya Firdaus Oiwobo tergabung dalam tim penasihat hukum tergugat PSN PIK 2, terlibat adu mulut hingga akhirnya diusir dari ruang sidang.
Kehadiran Firdaus Oiwobo dipermasalahkan oleh pihak penggugat, terutama pengacara Juju Purwantoro.
Ia mempertanyakan hak Firdaus untuk berada di dalam sidang. Pasalnya, Berita Acara Sumpah Advokat (BAS) milik Firdaus sudah dibekukan oleh Mahkamah Agung.
“Kamu tidak punya hak untuk bicara!” katanya.
Tapi, Firdaus tidak tinggal diam. Ia malah merespons dengan teriakan lantang yang membuat suasana semakin memanas.
“Itu diskriminasi, Yang Mulia!” kata Firdaus Oiwobo dengan nada emosi.
Pengacara penggugat terus menekan agar Firdaus segera meninggalkan ruangan. “Firdaus, kamu bukan lawyer lagi! Suruh pergi, Pak Polisi usir dia, mengganggu ketertiban!”
Kondisi ruang sidang semakin kacau. Bahkan, ibu-ibu yang turut hadir dalam sidang juga ikut kesal dengan tingkah Firdaus.
“Ini membuat gaduh!” ucap salah satu ibu yang geram.
Akhirnya, pihak keamanan dan polisi turun tangan. Firdaus Oiwobo ditarik paksa keluar dari ruang sidang demi menjaga ketertiban.
Hakim ketua yang melihat situasi sudah tak kondusif akhirnya mengambil keputusan untuk menunda sidang. “Sidang ditunda, hari Senin tanggal 17 Maret,” ucap hakim.
Namun keputusan ini memicu amarah dalan persidangan terlebih pada ibu-ibu yang kecewa akibat keputusan Hakim untuk mengundur persidangan.
“Harusnya sidang, jadinya diundur lagi!” tandasnya
(Istimewa)
































