Makassar, Manyala.co — Masyarakat Ahli Survei Kadaster Indonesia (MASKI) Komisariat Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pelaksanaan Pelayanan Langsung Masyarakat (PLM) oleh Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB), Jumat, 12 Desember 2025.
Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya bagi admin dan pengelola ketatausahaan PLM pada tiga KJSB, yakni KJSB Arman Hasanuddin dan Rekan, KJSB Muh. Cikal Arung Samudra, serta KJSB Ibunu Hajar Khaerul.
Bimtek menghadirkan Koordinator Wilayah MASKI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Selle Arna, SH, MH, serta Arman Hasanuddin, ST, MM, mantan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros, sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Selle Arna menekankan pentingnya peran admin dan pengelola ketatausahaan PLM. Menurutnya, hampir setiap permohonan memiliki kelengkapan berkas yang berbeda-beda, bergantung pada status alas hak tanah yang dimohonkan, seperti tanah milik atau rincik, tanah negara, tanah ornamen, tanah bekas milik orang asing, dan jenis lainnya, termasuk dalam hal pengelolaan warkah.
Sementara itu, Arman Hasanuddin menjelaskan mekanisme pelaksanaan PLM oleh KJSB serta menguraikan peraturan-peraturan yang menjadi dasar dalam pelaksanaan tugas tersebut. Ia menegaskan, pemahaman regulasi sangat penting agar PLM dapat berjalan sesuai prinsip tertib administrasi dan tertib hukum pertanahan.
































