Manyala.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Makassar dan sekitarnya di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk hari Senin, 7 Juli 2025. Berdasarkan data yang dirilis, cuaca umumnya akan cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga dini hari. Namun, sejumlah daerah lain di Sulsel diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kondisi Cuaca Pagi Hari: Cerah Berawan, Hujan Ringan di Palopo dan Luwu
Memasuki pagi hari, sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan. Suasana pagi yang cukup bersahabat ini akan memberi kenyamanan bagi aktivitas warga, terutama para pekerja dan pelajar yang memulai hari lebih awal. Namun, warga di wilayah Palopo dan Luwu perlu mewaspadai potensi hujan ringan yang diprediksi turun pada waktu yang sama.
Siang hingga Sore Hari: Berawan di Makassar, Hujan di Beberapa Daerah Pegunungan
Saat hari beranjak siang dan sore, cuaca di Makassar dan wilayah sekitarnya diperkirakan tetap berawan. Namun, aktivitas cuaca di daerah pegunungan dan dataran tinggi mulai meningkat. Wilayah seperti Maros, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Luwu diprediksi diguyur hujan ringan. Sementara hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di Enrekang, Luwu Timur, Luwu Utara, serta Pinrang.
Kondisi ini patut menjadi perhatian khusus bagi masyarakat di daerah-daerah tersebut, terutama bagi yang tinggal di kawasan rawan longsor atau daerah dengan sistem drainase yang kurang memadai.
Malam Hari: Tetap Berawan di Makassar, Hujan Ringan di Wilayah Tengah dan Utara Sulsel
Pada malam hari, langit Kota Makassar dan sekitarnya diperkirakan tetap berawan, memberikan suasana yang cukup sejuk. Namun, beberapa wilayah lain seperti Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, serta Tana Toraja dan Toraja Utara kembali diprediksi mengalami hujan ringan. Intensitas hujan ini diperkirakan tidak terlalu tinggi, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan genangan air dan kondisi jalan yang licin.
Dini Hari: Suasana Tenang dengan Cuaca Berawan
Ketika waktu bergeser ke dini hari, BMKG memprakirakan langit di Kota Makassar dan sebagian besar wilayah Sulsel berada dalam kondisi berawan. Tidak ada potensi hujan yang signifikan pada periode waktu ini, memungkinkan waktu istirahat malam warga berlangsung tanpa gangguan cuaca ekstrem.
Informasi Tambahan: Suhu Udara, Kelembapan, dan Kecepatan Angin
Suhu udara di wilayah Sulsel pada 7 Juli 2025 diperkirakan berada dalam rentang yang cukup lebar, mulai dari 18 hingga 32 derajat Celsius. Ini menunjukkan variasi suhu yang cukup tajam antara wilayah dataran tinggi dan wilayah pesisir seperti Makassar.
Kelembapan udara diperkirakan berada pada kisaran 64 hingga 100 persen. Kelembapan tinggi ini mendukung potensi hujan di beberapa wilayah, terutama daerah-daerah pegunungan dan perbukitan.
Sementara itu, arah dan kecepatan angin berada pada kisaran 6 hingga 40 km/jam, bergerak dari utara ke timur. Angin berkecepatan sedang ini bisa membawa perubahan kondisi cuaca secara cepat, terutama di daerah pesisir dan pegunungan.
Peringatan Dini: Potensi Banjir dan Longsor di Enrekang
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Enrekang. Dengan prakiraan hujan sedang di wilayah ini dan topografi yang berbukit, risiko terjadinya longsor atau banjir lokal cukup tinggi. Warga di wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di dekat tebing atau lereng curam.
Kesimpulan: Cuaca Umumnya Terkendali, Tapi Waspadai Hujan di Wilayah Tertentu
Secara keseluruhan, kondisi cuaca di Makassar dan sebagian besar Sulawesi Selatan pada 7 Juli 2025 diperkirakan dalam kondisi yang relatif aman, dengan dominasi awan dan potensi hujan ringan di beberapa wilayah. Aktivitas masyarakat diperkirakan tetap dapat berlangsung normal, namun penting untuk tetap memantau pembaruan cuaca dari BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak, khususnya di daerah yang diprediksi mengalami hujan.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian, terutama ke wilayah pegunungan atau daerah dengan jalur transportasi rawan longsor, disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan lebih hati-hati dan membawa perlengkapan sesuai kondisi cuaca.
































