Presiden Prabowo Hitung Sendiri Menu MBG, Rp10.000 Tetap Bergizi

MBG
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. Seorang siswa memperlihatkan paket makanan bergizi pada pelaksanaan hari pertama Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 12 Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/1/2025). (Dok. ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Manyala.co – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menegaskan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp10.000 per porsi masih mencukupi untuk menyediakan menu lengkap yang mengandung protein hewani seperti ayam dan telur.

Nanik menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto bahkan melakukan perhitungan langsung terhadap komposisi menu untuk memastikan bahwa harga tersebut realistis dan tetap memenuhi kebutuhan gizi dasar anak sekolah.

“Pak Prabowo sampai menghitung sendiri menu itu, dan beliau berkesimpulan dengan Rp10.000 itu masih bisa pakai ayam dan telur,” kata Nanik dalam Rapat Koordinasi Kejadian Menonjol terkait Konsumsi MBG, Selasa (14/10/2025), mengutip siaran pers resmi BGN.

Pernyataan ini disampaikan di tengah evaluasi pemerintah atas kasus keracunan massal di SMPN 1 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diduga berasal dari olahan ayam sayur dalam paket MBG yang dibagikan Selasa pagi. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah menyantap makanan dari program tersebut.

Larangan Mark Up dan Pengawasan Dapur MBG

Nanik memperingatkan agar seluruh mitra dapur MBG tidak mengambil keuntungan berlebih atau mengurangi bahan baku makanan. Ia menegaskan bahwa anggaran bahan baku harus digunakan sepenuhnya demi menjaga kualitas gizi anak penerima program.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

“Jadi jangan di-mark up. Anggaran bahan baku itu harus penuh. Selain susu, harus ada dua lauk, bukan satu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti banyaknya dapur mitra MBG yang belum memenuhi standar kelayakan penyajian makanan. Berdasarkan hasil tinjauannya di lapangan, masih ditemukan fasilitas dapur yang tidak memenuhi syarat kebersihan.

“Dari Kuningan sampai NTB, saya sudah melihat beberapa dapur yang tidak layak. Saat awal launching, dapur yang belum diepoksi tidak boleh jalan. Tapi sekarang banyak dapur yang belum diepoksi tapi sudah beroperasi,” jelasnya.

Evaluasi dan Tanggung Jawab Bersama

Menurut Nanik, kasus keracunan di Cisarua menjadi evaluasi besar bagi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Ia menekankan bahwa tanggung jawab memperbaiki kekurangan harus dilakukan secara kolektif antara BGN, mitra dapur, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kita harus akui ini kelalaian kita bersama. Ini salah BGN, mitra, dan SPPG yang harus kita perbaiki bersama,” tegasnya.

Munas dan HBH 2026 IKA Teknik Mesin Unhas, Jusman Sikki Kembali Jabat Ketua

Ia juga meminta para ahli gizi dan akuntan di lapangan untuk mengawal integritas dan akuntabilitas pelaksanaan program MBG. “Tolong saling mengingatkan ahli gizi dan akuntan untuk mengawal menu ini,” tambahnya.

Konteks Program MBG Nasional

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, dan produktivitas anak usia sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia.

Program ini diluncurkan secara nasional pada 2025 dengan target menjangkau jutaan pelajar, terutama di daerah dengan tingkat gizi rendah. Pemerintah mengalokasikan Rp10.000 per anak per hari untuk menu bergizi yang terdiri dari karbohidrat, lauk hewani, sayuran, buah, dan susu.

Meski masih dalam tahap awal implementasi, sejumlah kendala ditemukan, terutama terkait pengawasan mutu bahan baku dan distribusi dapur mitra. BGN berkomitmen memperketat standar sanitasi dan pemantauan agar kasus serupa tidak terulang.

PSBM ke-XXVI 2026 di Makassar, Wali Kota Munafri: Forum Dongkrak Roda Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom