Manyala – Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) resmi menetapkan Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., IPU., ASEAN.Eng., sebagai Rektor terpilih untuk masa jabatan 2025–2029.
Penetapan ini dilakukan melalui Sidang Senat Tertutup yang berlangsung di Parepare dan dihadiri oleh Kuasa Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama seluruh anggota Senat ITH.
Proses ini menjadi puncak dari serangkaian tahapan pemilihan rektor yang dilaksanakan secara ketat, terbuka, dan penuh kehati-hatian, demi memastikan lahirnya kepemimpinan yang kredibel untuk membawa ITH ke arah yang lebih maju.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ITH Tahun 2025 Dr. Suryansyah Surahman, S.P., M.Si menyampaikah bahwa rangkaian pemilihan dimulai dari tahap penjaringan bakal calon rektor yang digelar pada pertengahan tahun 2025.
Dari proses tersebut, panitia berhasil menjaring empat kandidat yang dianggap layak dan memenuhi persyaratan administrasi serta akademik. Keempatnya adalah Prof. Dr. Nurjannah Nurdin, S.T.; Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., IPU., ASEAN.Eng.; Dr. Ir. Mohammad Mochsen Sir, S.T., M.T., IPM.; dan Prof. Dr. Andi Ilham Latunra, M.Si. Kehadiran keempat tokoh ini menunjukkan besarnya perhatian dan komitmen para akademisi terhadap keberlanjutan kepemimpinan ITH.
Tahapan berikutnya adalah penyaringan calon, yang dilaksanakan melalui Rapat Senat Terbuka pada Kamis, 14 Agustus 2025, di Aula Kampus 1 ITH.
Pada kesempatan tersebut, masing-masing bakal calon diberikan ruang untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka di hadapan anggota Senat, perwakilan Kementerian, serta sivitas akademika ITH. Forum ini tidak hanya menjadi ajang presentasi gagasan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperlihatkan keseriusan, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen para bakal calon dalam memajukan ITH di masa depan.
Usai pemaparan visi dan misi, Senat ITH melanjutkan dengan Sidang Tertutup untuk melakukan proses penyaringan. Melalui mekanisme ini, ditetapkan tiga calon rektor yang kemudian melaju ke tahap pemilihan akhir. Tahap penyaringan ini menjadi titik krusial karena dari sinilah lahir kandidat-kandidat yang benar-benar dianggap paling siap untuk memimpin ITH dalam menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi pendidikan tinggi.
Puncak dari seluruh rangkaian adalah tahap pemilihan rektor yang digelar pada Rabu, 1 Oktober 2025. Sidang Senat Tertutup tersebut dihadiri oleh Kuasa Menteri bersama anggota Senat ITH.
Suasana sidang berlangsung khidmat dan penuh tanggung jawab, mencerminkan komitmen semua pihak untuk menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Proses pemungutan suara berjalan lancar dan tertib, hingga akhirnya menghasilkan satu nama yang ditetapkan secara resmi sebagai Rektor ITH terpilih.
Setelah melalui penghitungan dan verifikasi, Senat dan Kuasa Menteri kemudian menetapkan Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., IPU., ASEAN.Eng., sebagai Rektor ITH periode 2025–2029. Penetapan ini dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama oleh Kuasa Menteri dan Ketua Senat ITH.
Dengan keputusan tersebut, Prof. Ansar Suyuti resmi mengemban amanah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di ITH sekaligus memikul tanggung jawab besar dalam mewujudkan visi institusi sebagai perguruan tinggi teknologi unggulan yang berdaya saing nasional maupun internasional.
Tahap terakhir dari proses pemilihan adalah pelantikan, yang akan dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Jadwal resmi pelantikan akan diumumkan setelah seluruh prosedur administrasi di tingkat kementerian diselesaikan. Momentum ini akan menjadi penanda awal kepemimpinan Prof. Ansar Suyuti di ITH secara formal.
Dalam sambutannya usai penetapan, Ketua Senat ITH menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi seluruh bakal calon rektor dalam proses seleksi yang telah berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua kandidat yang telah menunjukkan dedikasi dan pemikiran terbaiknya untuk masa depan ITH. Proses ini membuktikan bahwa ITH memiliki banyak sumber daya akademik berkualitas yang siap berkontribusi. Kami percaya Prof. Ansar Suyuti akan membawa ITH ke arah yang lebih baik dengan kepemimpinan yang visioner,” ungkapnya.
Sementara itu, Kuasa Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang turut hadir dalam sidang menegaskan bahwa pemilihan rektor di ITH berjalan sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta akuntabilitas.
“Kementerian mendukung penuh hasil pemilihan ini. Kami berharap rektor terpilih dapat memperkuat peran ITH sebagai pusat pengembangan teknologi di kawasan timur Indonesia, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak SDM unggul yang siap menghadapi tantangan era industri 4.0 dan transformasi digital,” ujarnya.
Rektor terpilih, Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., IPU., ASEAN.Eng., dalam pernyataan perdananya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan.
“Ini merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Saya berkomitmen untuk bekerja bersama seluruh sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan mitra strategis demi membawa ITH menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa,” tutur Prof. Ansar.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan industri, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kualitas riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dengan terpilihnya Prof. Ansar Suyuti, seluruh civitas akademika ITH menaruh harapan besar akan lahirnya terobosan-terobosan baru yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi, sekaligus mendorong kemajuan daerah dan bangsa juga diharapkan mampu melanjutkan tradisi akademik yang unggul sekaligus membawa pembaruan dalam pengembangan institusi, peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional.
Pelantikan resmi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan menjadi tonggak awal dimulainya kepemimpinan beliau pada periode 2025–2029.
































