Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo Mati Mendadak di Polewali Mandar Diduga Keracunan

Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo Mati Mendadak di Polewali Mandar Diduga Keracunan - Sapi Kurban - Gambar 1433
Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo Mati Mendadak di Polewali Mandar Diduga Keracunan

Manyala.co – Kematian mendadak sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, jadi sorotan dan perlunya pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban, terlebih menjelang Idul Adha yang semakin dekat.

Sapi simental itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di kandangnya di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, pada Kamis, 15 Mei 2025.

Kematian sapi ini diduga mengarah pada kemungkinan adanya keracunan, namun pihak Dinas Peternakan Kabupaten Polewali Mandar masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter hewan untuk mengetahui penyebab kematiannya tersebut.

Dedi Irawan, selaku pemilik sapi, mengatakan jika pada pagi hari sebelum kejadian, sapi tiu masih dimandikan dan diberi makan seperti biasa. Tapi tak lama setelahnya, hewan itu ditemukan tergeletak tak bergerak sekitar pukul 09.00 WITA.

“Kami masih sempat beri pakan pagi tadi, tidak ada tanda-tanda sakit. Tiba-tiba saja ambruk dan tidak tertolong,” kata Dedi dalam keterangan resminya.

Lewat Komunitas Padel Kozonk Sembilan, IKATEK Unhas Wadahi Minat Olahraga Padel Alumni

Sapi simental yang dibeli dengan harga sekitar Rp125 juta itu sebelumnya direncanakan bakal dikirim ke Kabupaten Mamuju untuk penyembelihan pada Hari Raya Iduladha. 

Namun, rencana itu berubah total karena kematian mendadak hewan tersebut. Dengan begitu, sang pemilik masih sempat melakukan penyembelihan sesuai ketentuan syariat sebelum hewan benar-benar mati.

Kejadian ini memicu perhatian publik lantaran menyoroti pentingnya proses pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh 

Kepala Dinas Peternakan setempat menyatakan pihaknya bakal meningkatkan pengawasan di lapangan serta memastikan prosedur pemeriksaan dijalankan dengan lebih disiplin untuk mencegah kejadian serupa.

“Pemeriksaan kesehatan rutin sebelum pengiriman maupun saat karantina hewan sangat penting. Ini juga bentuk jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban aman dikonsumsi,” pungkasnya. (Istimewa)

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom