Legislator Gerindra Soroti Penataan Honorer di Makassar, Minta Pemkot Tak Gegabah dalam Pemangkasan

Legislator Gerindra Soroti Penataan Honorer di Makassar, Minta Pemkot Tak Gegabah dalam Pemangkasan - Makassar - Gambar 1400
Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Gerindra, Idris, mengingatkan agar Pemkot tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan tentang tenaga honorer.

Manyala.co – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk merapikan jajaran tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN) memicu kekhawatiran di kalangan pegawai honorer. Ribuan tenaga honorer disebut-sebut terancam kehilangan pekerjaannya seiring dengan proses penataan ulang yang dilakukan pemerintah daerah.

Langkah ini diambil setelah ditemukannya indikasi keberadaan tenaga honorer fiktif di lingkungan pemerintahan kota. Namun, Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Gerindra, Idris, mengingatkan agar Pemkot tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan yang berpotensi berdampak negatif terhadap pegawai yang benar-benar bekerja.

Dalam keterangannya di kantor DPRD Makassar pada Rabu (14/5), Idris menegaskan bahwa setiap keputusan yang menyangkut nasib honorer harus berbasis pada data dan fakta yang jelas. Menurutnya, penindakan terhadap tenaga fiktif sah-sah saja, namun jangan sampai yang selama ini menjalankan tugas justru ikut tersingkir.

“Kalau memang ada yang fiktif, silakan ditindak, keluarkan. Tapi itu harus dibuktikan terlebih dahulu, jangan hanya berdasarkan asumsi atau laporan lisan. Periksa dokumennya, lihat SK-nya, jangan sampai yang benar-benar bekerja malah ikut jadi korban,” kata Idris.

Ia juga menyoroti nasib para pegawai kontrak yang sebelumnya ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun tidak lolos. Para tenaga kontrak ini, meski telah mengabdi selama bertahun-tahun, justru berada dalam posisi rentan karena dikhawatirkan kehilangan status dan haknya sebagai tenaga honorer.

RAT ke-40 Koperasi Wanita Maiwa Tekankan Peran Kesejahteraan Anggota

“Ada yang sudah lama kerja, ikut tes CPNS tapi tidak lulus. Lalu tiba-tiba mereka mau digeser atau diberhentikan begitu saja. Di mana keadilan sosial kalau mereka yang sudah mengabdi justru dikorbankan, sementara tenaga fiktif tidak tersentuh karena datanya tidak valid?” ujar Idris.

Hingga kini, Pemkot Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme verifikasi data tenaga honorer yang dilakukan, maupun tahapan selanjutnya dari proses penataan tersebut.

Idris berharap, sebelum mengambil langkah lebih jauh, Pemkot dapat menyampaikan proses verifikasi secara transparan, agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pegawai non-ASN yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan publik di Kota Makassar.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom