Manyala.co – Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Febi Setianingrum, berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final Malaysia Masters 2025. Kemenangan mereka atas wakil Taiwan, Hsu Ya Ching dan Sung Yu-Hsuan, dalam laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (22/5), menambah jumlah wakil Indonesia yang melaju ke delapan besar menjadi lima.
Dalam pertandingan babak kedua, Apriyani/Febi tampil solid dan menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-16. Di gim pertama, mereka sempat unggul jauh 11-2 saat interval, namun pasangan Taiwan mencoba mengejar hingga sempat membalikkan keadaan menjadi 18-17. Meski demikian, Apriyani/Febi berhasil merespons tekanan dengan tenang dan merebut gim pertama lewat empat poin beruntun.
Di gim kedua, pertarungan berlangsung lebih ketat hingga kedudukan imbang 9-9. Apriyani/Febi kembali memimpin saat jeda dengan skor 11-9 dan menjaga keunggulan hingga akhir laga, menutup pertandingan dengan skor 21-16.
Lawan mereka di perempat final adalah unggulan kedelapan asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, yang sebelumnya menyingkirkan pasangan India, Prerana Alvekar/Mrunmayee Deshpande, juga dengan kemenangan dua gim langsung 21-9 dan 21-14.
Sementara itu, ganda putri Indonesia lainnya juga mencatat hasil positif. Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi bermain sangat dominan saat menghadapi Chen Yan Fei/Sun Liang Ching dari Taiwan, menang meyakinkan 21-13, 21-13. Tak hanya itu, pasangan Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia Silva Ramadhanti membuat kejutan besar dengan menumbangkan unggulan kedua dari Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Meski sempat kehilangan gim pertama, mereka bangkit dan menang 19-21, 21-19, 21-15.
Siti Fadia juga tampil di sektor ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah. Mereka mencatat kemenangan krusial atas pasangan unggulan keempat asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, dengan skor 21-15 dan 24-22.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani melenggang ke babak perempat final usai menang telak atas wakil Kanada, Wen Yu Zhang. Ia tampil dominan sejak awal dan menang dua gim langsung 21-11, 21-8.
Namun tidak semua wakil Indonesia berhasil melaju. Di sektor tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo harus mengakui keunggulan unggulan keempat asal Jepang, Kodai Naraoka, dengan skor 11-21 dan 16-21. Alwi Farhan juga gagal melaju setelah kalah dalam laga ketat tiga gim melawan Weng Hong Yang dari China, 21-19, 16-21, 17-21.
Sementara di ganda campuran, hanya satu dari tiga pasangan Indonesia yang berhasil melaju. Selain Dejan/Fadia, dua pasangan lainnya harus terhenti. Verrell Yustin Mulia/Lisa Ayu Kusumawati takluk dari pasangan unggulan ketujuh asal China, Cheng Xing/Zhang Chi, dengan skor 15-21 dan 18-21. Sedangkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sempat mencuri gim pertama dari pasangan unggulan kedua asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, namun akhirnya menyerah 21-19, 11-21, 11-21.
Berikut ringkasan hasil pertandingan wakil Indonesia di babak kedua Malaysia Masters 2025:
Ganda campuran:
- Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang atas Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China/4): 21-15, 24-22
- Verrell Yustin Mulia/Lisa Ayu Kusumawati kalah dari Cheng Xing/Zhang Chi (China/7): 15-21, 18-21
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kalah dari Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China/2): 21-19, 11-21, 11-21
Tunggal putra:
- Chico Aura Dwi Wardoyo kalah dari Kodai Naraoka (Jepang/4): 11-21, 16-21
- Alwi Farhan kalah dari Weng Hong Yang (China/7): 21-19, 16-21, 17-21
Tunggal putri:
- Putri Kusuma Wardani (8) menang atas Wen Yu Zhang (Kanada): 21-11, 21-8
Ganda putri:
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (5) menang atas Chen Yan Fei/Sun Liang Ching (Taiwan): 21-13, 21-13
- Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang atas Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang/2): 19-21, 21-19, 21-15
- Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum menang atas Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Taiwan): 21-18, 21-16
Dengan lima wakil tersisa di babak perempat final, peluang Indonesia untuk meraih gelar di turnamen level BWF Super 500 ini masih terbuka lebar.






























