Upaya Keras Evakuasi Longsor Gunung Kuda Cirebon: 400 Personel Gabungan dan Anjing Pelacak Dikerahkan, 8 Korban Masih Dicari

Upaya Keras Evakuasi Longsor Gunung Kuda Cirebon: 400 Personel Gabungan dan Anjing Pelacak Dikerahkan, 8 Korban Masih Dicari - Longsor - Gambar 1230
Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad korban yang sempat tertimbun material longsor di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Manyala.co

Manyala.co – Operasi penyelamatan korban longsor di kawasan pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon terus berlanjut hingga Sabtu, 31 Mei 2025. Bencana yang terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB itu menyebabkan puluhan penambang tertimbun material longsor, dengan delapan orang dilaporkan masih hilang.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Brimob, Basarnas, BNPB, Kementerian ESDM, tenaga medis, dan relawan diterjunkan ke lokasi. Total sebanyak 400 personel terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi yang masih terus berlangsung. “Pada pagi hari ini kita sudah merencanakan evakuasi korban bencana longsor para pekerja penambang Gunung Kuda,” ujar Letkol Inf M Yusron, Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon.

Menurut Yusron, proses evakuasi dibagi dalam dua sektor pencarian utama, yaitu sisi timur dan barat, guna meminimalisasi risiko terhadap tim penyelamat. “Kita fokuskan di dua titik saja, dan kita juga mengantisipasi jangan sampai tim evakuasi terlalu maju ke lokasi rawan longsor seperti kemarin,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak kepolisian, Polda Jawa Barat menurunkan tiga ekor anjing pelacak (K9) lengkap dengan pemandu dan instruktur. Keberadaan unit K9 ini dianggap sangat krusial dalam mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun.

“Kami mengirimkan tiga ekor anjing pelacak (K9), lengkap dengan pemandu dan dua instruktur yang mengawasi,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, di lokasi kejadian pada Sabtu (31/5/2025).

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Hendra menjelaskan bahwa unit K9 baru akan mulai diterjunkan setelah area dinyatakan aman dan alat berat berhasil membuka jalur evakuasi. “Informasinya masih ada truk yang tertimbun. Setelah alat berat berhasil dievakuasi, barulah K9 akan mulai bekerja,” ujarnya.

Menurut Hendra, keberadaan K9 merupakan langkah taktis dari Kapolda Jawa Barat untuk meningkatkan efektivitas pencarian, mengingat medan yang sangat sulit dan bahaya longsor susulan. “Dengan kondisi reruntuhan seperti ini, sulit bagi petugas untuk mendeteksi posisi korban secara manual. K9 dapat mengendus keberadaan jenazah hingga kedalaman 10 meter, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia,” katanya.

Ia memastikan bahwa unit K9 akan terus berada di lokasi sampai seluruh korban ditemukan. “K9 akan standby di sini sampai kami menerima informasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi,” tegasnya.

Hingga Sabtu malam, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana ini tercatat mencapai 14 orang. Sementara delapan penambang lainnya masih dalam pencarian. Tim evakuasi juga menghadapi tantangan tambahan berupa enam truk dan satu ekskavator yang tertimbun material longsor, yang turut menjadi fokus proses pencarian.

Situasi di lapangan pun diawasi ketat untuk mencegah terjadinya longsor susulan, dengan langkah pengamanan maksimal terus dilakukan di setiap titik rawan. Meski medan sulit dan kondisi cuaca tidak selalu mendukung, semangat dan kerja keras seluruh personel gabungan tidak surut demi menemukan para korban yang belum diketemukan.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement