Manyala.co – Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat perusahaan migas asal Singapura akan segera dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, sebagai bagian dari pengusutan kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang milik PT Pertamina. Proses pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 2 hingga 4 Juni 2025, dan akan dilaksanakan langsung di Singapura.
Panggilan pemeriksaan ini ditujukan kepada sembilan individu yang menjabat sebagai kepala divisi perdagangan minyak mentah di berbagai perusahaan migas multinasional yang berbasis di Singapura. Para pejabat tersebut sebelumnya telah dipanggil secara langsung oleh tim penyidik, namun mereka tidak memenuhi panggilan tersebut. Oleh karena itu, Kejagung mengambil langkah baru dengan menyampaikan surat pemanggilan melalui jalur korporasi, yakni kepada Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).
“Pendekatan komunikasi terus kami lakukan. Yang terpenting bagi penyidik adalah mereka bisa diperiksa,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, pada Selasa, 27 Mei 2025. Ia menekankan bahwa proses penyampaian surat dilakukan lewat Dirut PT KPI karena dianggap sebagai jalur yang lebih efektif mengingat keterkaitan mereka dalam urusan bisnis dengan pihak-pihak yang dipanggil.
Dalam dokumen resmi yang ditujukan kepada pimpinan PT KPI, Kejaksaan Agung memohon bantuan untuk meneruskan surat pemanggilan tersebut kepada para pejabat yang bersangkutan. Berikut daftar lengkap nama dan afiliasi mereka:
- Mysoor Pradyumna – Head of Singapore Crude Trading, BP Singapore PTE LTD
- Kelvin Au – Head of Singapore Crude Trading, Glencore Singapore PTE LTD
- Romi Rathomi – Head of Singapore Crude Trading, Freepoint Commodities Singapore PTE
- Kouichi Sato – Head of Singapore Crude Trading, MITSUI & CO Energy Trading
- Narut Hiranwong – Head of Singapore Crude Trading, PTT International Trading
- Nitin Mehndroo – Head of Singapore Crude Trading, Vitol Asia PTE LTD
- Tsuyoshi Minami – Head of Singapore Crude Trading, Socar Trading Singapore PTE LTD
- Andrew Healey – Head of Singapore Crude Trading, Woodside Energy Trading Singapore
- Benoit Roulon dan Ryuji Nagano – Head of Singapore Crude Trading, Total Trading Asia PTE LTD
Penyidikan terhadap kasus ini merupakan bagian dari upaya Kejagung untuk mengusut praktik-praktik menyimpang dalam tata kelola perdagangan minyak mentah Pertamina, yang diduga melibatkan kerja sama dengan mitra luar negeri. Sejumlah kerja sama perdagangan minyak dengan perusahaan-perusahaan asing tengah ditelusuri, termasuk kemungkinan adanya kerugian negara yang ditimbulkan akibat ketidakwajaran dalam pengelolaan kontrak atau transaksi minyak mentah.
Dengan rencana pemanggilan ini, Kejagung berharap memperoleh informasi langsung dari pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi internasional tersebut guna memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan. Pemeriksaan terhadap sembilan pejabat asal Singapura ini menjadi langkah penting dalam membuka tabir keterlibatan pihak asing dalam praktik korupsi yang merugikan perusahaan energi milik negara.
































