Sri Mulyani Apresiasi Pembentukan Lembaga Baru untuk Dukung Agenda Pembangunan

Sri Mulyani Apresiasi Pembentukan Lembaga Baru untuk Dukung Agenda Pembangunan - Mulyani - Gambar 989
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (dok. Tangkapan Layar via Detikcom).

Manyala.co – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengisyaratkan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia akan menyaksikan pembentukan berbagai lembaga baru yang akan berperan dalam mendukung program-program prioritas nasional. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pejabat struktural Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat, 13 Juni 2025.

“Beberapa tahun terakhir, kita sudah melihat kemunculan institusi-institusi baru, dan tren ini tampaknya akan terus berlanjut. Tidak hanya kementerian, tetapi juga lembaga-lembaga non-kementerian yang dibentuk untuk menangani isu-isu strategis,” ujar Sri Mulyani dalam sambutannya.

Sinyal ini diperkuat oleh fakta bahwa sejak masa transisi hingga awal masa jabatan Prabowo, telah hadir setidaknya delapan lembaga baru. Beberapa di antaranya dibentuk melalui peraturan presiden yang diteken pada masa Presiden Joko Widodo, namun dijalankan penuh di era Prabowo. Berikut ini daftar dan peran masing-masing lembaga tersebut:

1. Badan Gizi Nasional (BGN)
BGN merupakan lembaga yang bertugas menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo. Berdiri berdasarkan Perpres Nomor 83 Tahun 2024, lembaga ini mulai beroperasi pada 15 Agustus 2024. BGN dipimpin oleh Dadan Hindayana dengan wakilnya, Lodewyk Pusung.

2. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara)
Danantara secara resmi diluncurkan pada 24 Februari 2025 melalui PP Nomor 10 Tahun 2025. Lembaga ini diposisikan sebagai pengelola strategis investasi nasional dengan tujuan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia. Posisi CEO dijabat oleh Rosan Perkasa Roeslani.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

3. Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin)
Dibentuk melalui Perpres Nomor 163 Tahun 2024, BP Taskin berfokus pada percepatan penghapusan kemiskinan. Lembaga ini dipimpin oleh tokoh politik dan aktivis sosial Budiman Sudjatmiko, dengan Nanik Sudaryati Deyang serta Iwan Sumule sebagai wakil kepala.

4. Badan Penyelenggara Haji (BPH)
Pembentukan BPH yang tertuang dalam Perpres Nomor 154 Tahun 2024 dimaksudkan untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan ibadah haji. Mochamad Irfan Yusuf memegang tampuk kepemimpinan lembaga ini, didampingi oleh Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil kepala.

5. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Awalnya berada di bawah Kementerian Agama, BPJPH kini berdiri sebagai lembaga mandiri berdasarkan Perpres Nomor 153 Tahun 2024. Ahmad Haikal Hassan dipercaya sebagai kepala, dengan Afriansyah Noor mendampinginya sebagai wakil.

6. Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (BTIIK)
BTIIK lahir sebagai unit baru di bawah Kementerian Keuangan sesuai Perpres Nomor 158 Tahun 2024. Lembaga ini bertugas mengelola data dan intelijen keuangan berbasis teknologi mutakhir. Suryo Utomo diangkat sebagai kepala dan dilantik langsung oleh Sri Mulyani pada 23 Mei 2025.

7. Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK)
Melalui Perpres Nomor 159 Tahun 2024, BPPIK didirikan untuk mengawasi proyek-proyek strategis nasional serta mengusut penyimpangan pembangunan. Politikus Partai Gerindra, Aries Marsudiyanto, dipercaya memimpin badan ini.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

8. Dewan Ekonomi Nasional (DEN)
Sebagai lembaga nonstruktural yang berada langsung di bawah Presiden, DEN dibentuk untuk memberikan masukan strategis terkait arah kebijakan ekonomi nasional. Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai ketua dewan, sesuai Perpres Nomor 160 Tahun 2024.

Sri Mulyani menyebut bahwa pembentukan berbagai badan baru ini mencerminkan strategi pemerintahan yang ingin lebih fokus dan terarah dalam menangani isu spesifik seperti gizi, kemiskinan, serta penguatan sektor keuangan dan investasi. Ia juga mengingatkan pentingnya penataan kelembagaan yang efisien agar tidak membebani keuangan negara.

“Apapun bentuk kelembagaannya, yang terpenting adalah integrasi kerja dan efisiensi anggaran. Kita tidak ingin lembaga-lembaga ini justru menjadi beban fiskal, tapi harus memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat,” pungkas Sri Mulyani.

Dengan deretan lembaga baru yang telah dibentuk dan masih mungkin bertambah, publik kini menantikan bagaimana efektivitas kerja lembaga-lembaga tersebut dalam menjawab tantangan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo Terima Direktur FBI, Artefak Budaya Indonesia Kembali dari AS

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement