Purbaya: APBN Masih Tahan Kenaikan Harga Minyak

Purbaya
Purbaya Kritik Akurasi Proyeksi Ekonomi Lembaga Internasional.

Manyala.co – Pemerintah Indonesia menyatakan anggaran negara masih cukup kuat untuk menahan dampak kenaikan harga minyak dunia dengan menyerap beban biaya energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut bertujuan mencegah lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat konsumen.

“Di luar tidak ada gejolak berarti kan sekarang? Karena pemerintah meng-absorb kenaikan biayanya,” kata Purbaya di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM subsidi dalam waktu dekat, meskipun tekanan harga energi global meningkat.

Menurutnya, kebijakan fiskal berfungsi sebagai peredam gejolak eksternal, termasuk fluktuasi harga minyak dunia.

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Jika kenaikan harga minyak langsung diteruskan ke harga BBM domestik, hal tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Purbaya menilai kemampuan APBN untuk menyerap kenaikan harga masih memadai pada kondisi saat ini.

Namun, pemerintah tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan harga yang lebih tinggi mengingat pasar minyak global bersifat fluktuatif.

Ketika ditanya mengenai potensi harga minyak mencapai 150 dolar AS per barel, Purbaya menilai lonjakan tersebut tidak akan berlangsung lama karena berisiko memicu resesi global.

“Tidak apa-apa (kalau harga minyak ke level 150 dolar AS per barel), kita pasti selamat. Kita tidak akan hancur. Kenapa? Tidak akan lama ke 150 dolar. Karena semuanya akan resesi. Sehabis itu jatuh dalam sekali,” ujarnya.

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya ketika harga minyak dunia sempat menyentuh kisaran 150 dolar AS per barel sebelum akhirnya turun drastis.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga energi yang terlalu tinggi tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

Purbaya juga menyebut produsen minyak global cenderung tidak mempertahankan harga tinggi dalam waktu lama karena dapat menurunkan permintaan akibat perlambatan ekonomi.

Dalam konteks domestik, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipatif jika kenaikan harga minyak berlangsung dalam periode yang lebih panjang.

Penyesuaian kebijakan anggaran dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap perekonomian nasional.

Komdigi Apresiasi Wali Kota Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum mempertimbangkan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk memperlebar defisit anggaran.

Menurut Purbaya, kondisi fiskal masih dalam batas aman sehingga belum diperlukan langkah darurat tersebut.

“Itu belum kelihatan sampai sekarang, karena anggarannya kan masih aman. Kalau harga minyak tinggi terus dan bertahan lama, baru kita akan hitung ulang seperti apa kondisi anggarannya. Tapi tidak langsung Perppu,” kata dia.

Kebijakan menjaga stabilitas harga energi melalui APBN menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam meredam dampak gejolak global, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasar energi internasional.

Namun, belum ada rincian lebih lanjut terkait batas kemampuan fiskal dalam menyerap kenaikan harga minyak jika tren kenaikan berlanjut secara signifikan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement