Erupsi Anak Krakatau Picu Krisis Penerbangan, 8 Bandara Ditutup dan Kerugian Capai Rp130 Miliar

Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. (Foto IG@soekarnohattaairport)
Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. (Foto IG@soekarnohattaairport)

Manyala — Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak signifikan terhadap aktivitas penerbangan nasional. Sebaran abu vulkanik yang melanda ruang udara atau Flight Information Region (FIR) Jakarta memicu gangguan operasional sejumlah bandara sekaligus mengancam kerugian finansial bagi industri penerbangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan terdapat delapan bandara yang ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026). Delapan bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto Curug, Bandara Pondok Cabe, Bandara Taufik Kiemas, serta Bandara Atung Bungsu.

Dari delapan bandara yang ditutup tersebut, sekitar 150.000 penumpang terdampak dan 467 penerbangan ikut terdampak. Sebanyak 58 di antaranya merupakan penerbangan internasional dan 409 penerbangan domestik.

Dudy mengatakan, penghentian sementara atau penutupan operasional bandar udara dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi apabila kondisi abu vulkanik dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

“Apabila memang seperti tadi, masa sebaran masih banyak, kemudian paper test-nya masih positif, maka kami tidak akan memaksakan bandara tersebut dibuka atau pengoperasian pesawat dilakukan,” ujar Menhub Dudy saat memantau langsung Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Di sisi lain, Menhub menegaskan meskipun terjadi gangguan operasional akibat kondisi alam, pelayanan terhadap penumpang tetap harus menjadi perhatian utama.

Maskapai penerbangan diminta memberikan informasi yang jelas kepada penumpang terkait perubahan jadwal, pembatalan maupun pengalihan penerbangan, serta memastikan hak-hak penumpang dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menhub juga membuka kemungkinan pengalihan penerbangan ke bandara lain seperti Kertajati, Semarang, Surabaya, serta Yogyakarta.

“Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang supaya mereka tidak menunggu terlalu lama. Mengingat kondisinya juga belum bisa kita prediksi sampai kapan. Yang paling penting bahwa hak-hak mereka untuk pengembalian tiket itu harus dijamin oleh para airlines supaya mereka tidak menunggu. Karena memang ada banyak penumpang yang masih berharap bahwa mereka masih bisa terbang,” katanya.

Menhub juga meminta operator memastikan tersedianya petugas dan saluran informasi yang dapat membantu penumpang terdampak, sehingga setiap perubahan perjalanan dapat ditangani secara tertib dan terkoordinasi.

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

“Kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandar Udara terdampak untuk tidak datang ke bandara selama periode penutupan dan senantiasa memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangannya,” katanya.

Sementara itu, gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar bagi industri penerbangan nasional.

Asosiasi maskapai memperkirakan potensi kerugian ekonomi dapat mencapai Rp19 miliar per hari akibat pembatalan tiket, lonjakan konsumsi bahan bakar untuk rute memutar, hingga pembengkakan biaya kompensasi penumpang.

Indonesia National Air Carrier Association (INACA) mencatat gangguan sebaran abu vulkanik ke arah timur laut berimbas langsung pada kepadatan koridor Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Radin Inten II Lampung (TKG).

Situasi ini memberikan pukulan ganda bagi neraca keuangan maskapai karena hilangnya potensi pendapatan penjualan kursi di saat biaya operasional darurat justru melesat tajam.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

“Dampak bisnis ke maskapai bersifat ganda, yakni kehilangan pendapatan sekaligus menanggung lonjakan biaya operasional. Simulasi harian gangguan di CGK dan TKG menunjukkan potensi kerugian Rp10 miliar hingga Rp19 miliar per hari dari 30–50 penerbangan yang batal, ekstra avtur, parkir pesawat, serta kompensasi penumpang, yang jika berlanjut sepekan bisa menembus Rp70 miliar sampai Rp130 miliar,” ujar Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto kepada IDX Channel, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan peringatan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin dan NOTAM navigasi penerbangan, pembatalan jadwal otomatis diberlakukan apabila konsentrasi abu vulkanis di jalur lepas landas maupun pendaratan melebihi ambang batas 4.000 ppm.

Kondisi ini membuat rute menuju Lampung paling rawan karena posisinya berjarak kurang dari 150 kilometer dari kawah aktif, disusul rute padat menuju Batam, Pontianak, serta keberangkatan ke arah selatan dan barat Jakarta.

“Penundaan dan holding selama 60 hingga 120 menit menjadi dampak paling dominan di CGK, sementara rute domestik ke Sumatera bagian selatan serta rute internasional ke Australia terpaksa dialihkan memutar lewat utara Jawa dengan tambahan waktu terbang 20–40 menit. Jika status Siaga dan kode oranye bertahan, sebanyak 15–25 persen penerbangan dari CGK dan 40–60 persen dari TKG berpotensi terganggu,” kata Bayu.

Kerugian terbesar maskapai bersumber dari hangusnya 50 hingga 60 persen potensi pendapatan akibat pengembalian dana (refund) tiket, sementara biaya sewa (leasing) armada dan beban gaji awak pesawat tetap berjalan.

Selain menanggung fasilitas makan dan hotel untuk keterlambatan di atas empat jam, maskapai juga dibebani biaya perawatan mesin yang sangat mahal apabila pesawat sempat terpapar partikel debu vulkanik.

“Pesawat yang melintasi area abu wajib menjalani borescope check dengan biaya USD20 ribu hingga USD50 ribu per mesin. Meski saat ini masih terkendali di tingkat operasional darurat (IROP), jika gangguan abu berlangsung lebih dari lima hari kerugian ekonomi akan melampaui Rp100 miliar dan menggerus target kuartal III dan IV, sehingga kecepatan data VAAC dan fleksibilitas AirNav menjadi kunci mitigasi,” katanya.

Gangguan tersebut menunjukkan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran penerbangan, tetapi juga berpotensi memberikan tekanan besar terhadap kondisi finansial maskapai apabila sebaran abu vulkanik berlangsung dalam waktu lebih lama.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

02

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

03

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

04

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

05

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

06

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

07

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

08

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement