DPR Soroti Praktik Curang dalam Jalur Prestasi, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Ajarkan Ketidakjujuran

DPR Soroti Praktik Curang dalam Jalur Prestasi, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Ajarkan Ketidakjujuran - Prestasi - Gambar 886
Wakil Ketua DPR Soroti Praktik Curang dalam Jalur Prestasi, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Ajarkan Ketidakjujuran

Manyala.co – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya praktik modifikasi nilai rapor demi meloloskan siswa melalui jalur prestasi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Fenomena ini dinilai sebagai bentuk penyimpangan serius yang justru mencederai nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan.

Dalam sambutannya di acara kelulusan SMP Bina Cendikia, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/6/2025), Cucun menyatakan bahwa ia telah menerima sejumlah laporan terkait praktik manipulasi nilai, baik pada jenjang transisi dari SMP ke SMA maupun dari SMA ke perguruan tinggi.

“Saya mendapat informasi, ada yang sengaja memodifikasi nilai rapor agar bisa lolos melalui jalur prestasi. Ini tidak bisa dibenarkan. Kalau ini dibiarkan, artinya kita sedang mengajarkan anak-anak kita untuk tidak jujur sejak dini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cucun menyebut bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) untuk menindaklanjuti isu tersebut. Ia juga berencana membawa persoalan ini ke rapat bersama Pimpinan Komisi X DPR RI guna membahas langkah-langkah preventif dan penegakan aturan secara nasional.

Tak hanya soal modifikasi rapor, Cucun juga menyoroti dugaan praktik gratifikasi yang terjadi dalam proses penerimaan siswa baru. Ia menyebut ada laporan yang menyebutkan keterlibatan oknum tertentu yang diduga menerima suap agar siswa bisa diterima di sekolah pilihan.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

“Saya mendengar ada kabar, bahkan muncul di media, bahwa ada praktik gratifikasi dalam proses penerimaan siswa. Ini sangat mengkhawatirkan. Dunia pendidikan tidak boleh ternodai oleh suap atau transaksi kepentingan,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa penyimpangan seperti ini tidak hanya merusak integritas sistem pendidikan, tapi juga merugikan siswa-siswa lain yang berprestasi dan seharusnya mendapat kesempatan yang adil.

Sebagai bentuk keseriusan, Cucun mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan pejabat pendidikan di wilayah Kabupaten Bandung, termasuk Kepala Bidang SMP dan SD, untuk memastikan tidak ada penyimpangan serupa terjadi di daerah tersebut.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh institusi pendidikan, baik negeri maupun swasta, untuk menjunjung tinggi integritas dalam proses penerimaan siswa. Jika terbukti ada guru atau kepala sekolah yang terlibat dalam praktik curang seperti ini, ia menegaskan akan mendorong tindakan tegas, bahkan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Tolong, tampilkan prestasi yang sejati. Jangan rusak pendidikan dengan manipulasi atau gratifikasi. Kita harus mendidik anak-anak kita untuk jujur, karena dari sanalah masa depan bangsa dibentuk,” tutupnya.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement