Bansos PKH dan BPNT Tambahan Rp400 Ribu Mulai Disalurkan, KPM Wajib Siapkan Dokumen dan Patuhi Jadwal

Bansos PKH dan BPNT Tambahan Rp400 Ribu Mulai Disalurkan, KPM Wajib Siapkan Dokumen dan Patuhi Jadwal - Bansos - Gambar 818
Bansos PKH dan BPNT Tambahan Rp400 Ribu Mulai Disalurkan.

Manyala.co – Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial berupa penebalan atau tambahan (top-up) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Bantuan tambahan senilai Rp400.000 ini mulai dicairkan secara bertahap sejak awal Juli 2025 di berbagai wilayah di Indonesia.

Penyaluran bantuan kali ini bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat yang masih terdampak tekanan harga pangan, serta mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah situasi ketidakpastian global. Tambahan bantuan ini juga diharapkan membantu kebutuhan rumah tangga menjelang tahun ajaran baru sekolah.

Proses pencairan bansos dilakukan melalui dua skema utama, yaitu lewat Bank BRI dan Kantor Pos. Untuk KPM yang memiliki rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BRI, dana biasanya langsung ditransfer ke rekening masing-masing atau dapat diakses melalui agen BRILink resmi. Sementara bagi yang menggunakan skema kantor pos, bantuan disalurkan secara tunai berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan dalam surat undangan resmi.

Salah satu syarat penting dalam proses pencairan adalah kehadiran surat undangan fisik yang dibagikan oleh petugas pos atau perangkat desa. Surat undangan ini menjadi bukti sah bahwa KPM telah terverifikasi sebagai penerima bantuan dan jadwal pencairan mereka telah ditetapkan oleh pihak terkait.

Kapada masyarakat, pemerintah mengimbau untuk tidak mengabaikan jadwal pencairan yang tertera dalam undangan tersebut. Keterlambatan hadir bisa menyebabkan pencairan ditunda atau dijadwalkan ulang, yang berpotensi menimbulkan antrean panjang atau keterlambatan penyaluran.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Setiap KPM juga diminta menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, Kartu Keluarga (KK), dan surat undangan fisik dari petugas. Kelengkapan dokumen ini menjadi bagian dari verifikasi administrasi yang akan dicek langsung oleh petugas penyalur sebelum dana disalurkan.

Petugas pos dan pendamping sosial di berbagai daerah sudah mulai membagikan undangan tersebut sejak akhir Juni 2025. Dalam pelaksanaannya, distribusi dilakukan secara merata dan terjadwal agar tidak terjadi penumpukan massa di lokasi pencairan, yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan proses distribusi.

Menurut informasi dari sejumlah daerah, pencairan bantuan tambahan Rp400.000 ini merupakan bagian dari lanjutan kebijakan penebalan bansos yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah dalam beberapa gelombang. Tahapan ini diberikan kepada wilayah yang sudah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi data terbaru KPM di masing-masing desa atau kelurahan.

Bagi warga yang merasa memenuhi syarat tetapi belum menerima surat undangan, pemerintah menyarankan untuk segera melakukan pengecekan melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” milik Kementerian Sosial. Selain itu, masyarakat juga bisa meminta informasi dari ketua RT/RW atau langsung menghubungi pendamping PKH di wilayahnya.

Penting untuk diingat bahwa pencairan bansos ini tidak dipungut biaya apapun. Pemerintah secara tegas mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum yang mengaku bisa mempercepat pencairan dana dengan meminta sejumlah uang. Jika ada indikasi penyalahgunaan atau pungutan liar, masyarakat dapat melapor melalui saluran pengaduan resmi yang telah disediakan.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Apabila terjadi kendala teknis saat pencairan, seperti dana belum tersedia di sistem meskipun undangan sudah diterima, warga dianjurkan untuk segera melakukan klarifikasi ke kantor pos terdekat atau pihak Bank BRI agar penyaluran bisa diproses kembali tanpa menunggu terlalu lama.

Bantuan tambahan ini diharapkan dapat memberikan nafas baru bagi keluarga kurang mampu, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok dan biaya pendidikan anak-anak di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan ini tersalurkan secara adil, tepat sasaran, dan transparan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom