Satgas Pangan Polri Periksa Produsen Beras, Pemerintah Ingin Bongkar Praktik Curang di Tengah Stok Nasional Melimpah

Satgas Pangan Polri Periksa Produsen Beras, Pemerintah Ingin Bongkar Praktik Curang di Tengah Stok Nasional Melimpah - Satgas - Gambar 724
Upaya pemerintah dalam memberantas praktik curang di sektor pangan kembali diperlihatkan melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Satgas Pangan Polri.

Manyala.co – Upaya pemerintah dalam memberantas praktik curang di sektor pangan kembali diperlihatkan melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Satgas Pangan Polri. Langkah terbaru ini menargetkan ratusan produsen beras yang diduga melanggar ketentuan mutu dan distribusi. Dari total 212 produsen beras yang dilaporkan, Satgas Pangan Polri telah memeriksa empat di antaranya sebagai tindak lanjut dari laporan Kementan.

Brigjen Pol. Helfi Assegaf, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri sekaligus Ketua Satgas Pangan, membenarkan adanya proses penyelidikan yang kini tengah berjalan. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap empat produsen beras berinisial WG, FSTJ, BPR, dan SUL/JG dilakukan pada Kamis, 10 Juli 2025. Namun, hingga saat ini rincian dari substansi pemeriksaan belum dibuka ke publik.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari tindak lanjut laporan yang sebelumnya disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, kepada Kapolri dan Kejaksaan Agung. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa 212 merek beras diduga tidak memenuhi standar mutu yang berlaku, baik dari segi volume, kualitas, maupun pelabelan yang tidak transparan.

Amran menyebutkan bahwa hingga kini sudah 10 produsen dari daftar tersebut yang diproses pemeriksaannya oleh Satgas Pangan. Ia berharap proses ini bisa menjadi langkah awal dalam membuka tabir praktik-praktik curang yang kerap merugikan konsumen dan petani secara langsung.

Menariknya, penindakan terhadap produsen nakal ini dilakukan saat stok beras nasional sedang dalam kondisi aman. Menurut data terbaru dari Kementan, cadangan beras nasional mencapai 4,2 juta ton. Hal ini memberi ruang intervensi tanpa risiko terjadinya gejolak pasokan di pasar. “Kalau stok sedang menipis, mungkin ini belum bisa dilakukan. Tapi sekarang adalah momentum emas karena produksi kita sedang tinggi,” ujar Amran.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Ia juga menekankan bahwa upaya ini bukan sekadar untuk perlindungan konsumen, tetapi juga bentuk keadilan terhadap pelaku usaha yang selama ini jujur dalam menjalankan proses distribusi dan produksi. Pemerintah berupaya menjaga integritas rantai pasok beras nasional, dengan mendorong pengawasan ketat dan penegakan hukum yang konsisten di sektor pangan.

Sebagai tambahan, langkah ini juga dipandang penting dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Sebelumnya, Kementan juga diketahui menjalin kerja sama dengan Satgas Pangan dalam upaya menstabilkan harga ayam hidup di pasaran, menandakan komitmen lintas sektor dalam menata ulang tata kelola pangan nasional.

Pemeriksaan terhadap produsen nakal masih akan berlanjut seiring dengan proses pengumpulan bukti dan klarifikasi atas laporan yang masuk. Pemerintah berharap penyelidikan ini dapat membawa dampak jangka panjang berupa perbaikan sistem distribusi pangan dan peningkatan kepercayaan publik terhadap regulasi perlindungan konsumen.

Amran menggarisbawahi pentingnya menuntaskan permasalahan ini hingga ke akar, karena menurutnya, membiarkan praktik curang terus berjalan hanya akan memperburuk ekosistem pertanian dan melemahkan daya saing pelaku usaha yang patuh terhadap aturan.

“Ini adalah bagian dari reformasi distribusi pangan. Kita ingin ekosistem pangan yang sehat, transparan, dan adil bagi semua pihak,” tutup Menteri Pertanian itu dengan tegas.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom