Manyala.co – Musim kompetisi Super League 2025/2026 belum bergulir, tetapi atmosfer persaingan sudah terasa panas di internal skuad PSM Makassar. Sebanyak 12 pemain muda berstatus U-23 tengah bersaing ketat demi mengamankan satu posisi wajib sebagai starter, menyusul regulasi baru yang ditetapkan oleh operator liga, I-League.
Regulasi ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi klub-klub besar seperti PSM, yang sudah dikenal memiliki pemain muda potensial. Dalam surat resmi bernomor 1025/LI-COR/VII/2025 bertanggal 10 Juli 2025 yang ditandatangani Direktur Utama I-League, Ferry Paulus, disebutkan bahwa setiap klub diwajibkan memainkan minimal satu pemain U-23 warga negara Indonesia sebagai starter di setiap pertandingan, dengan durasi bermain sekurang-kurangnya 45 menit.
Selain itu, setiap tim diwajibkan mendaftarkan minimal lima pemain U-23 dengan tahun kelahiran maksimal 1 Januari 2003, dari total skuad yang terdiri dari 18 hingga 35 pemain. Bagi PSM Makassar, aturan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sekaligus menjadi kesempatan emas bagi para talenta muda untuk menunjukkan diri di level tertinggi sepak bola nasional.
Banjir Talenta Muda di Segala Posisi
Di musim ini, dari total 30 pemain yang didaftarkan oleh tim berjuluk Juku Eja tersebut, 12 di antaranya berstatus pemain U-23. Menariknya, mereka tersebar di berbagai posisi, mulai dari penjaga gawang hingga lini depan. Di bawah mistar, ada dua kiper muda: M Ardiansyah (22 tahun, 187 cm) dan pendatang baru dari tim junior PSM U-18, KGPH RK Poetro Negoro (17 tahun, 191 cm), yang disebut-sebut memiliki postur dan potensi yang menjanjikan.
Pada sektor pertahanan, terdapat bek muda Sulthan Zaky Pramana Putra Razak (19 tahun, 184 cm), yang juga menjadi bagian dari Timnas U-20 sebelumnya. Di lini tengah, dua nama yang cukup berpengalaman di level senior adalah Ananda Raehan (21 tahun) dan Achmat Fahrul Aditia (22 tahun), masing-masing bermain sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang.
Lini sayap menjadi sektor dengan jumlah pemain muda terbanyak. Enam pemain yang siap bersaing di posisi winger antara lain: Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi (22 tahun), Victor Jonson Benjamin Dethan (21 tahun), Ricky Pratama (22 tahun), Mufli Hidayat (19 tahun), Karel Ridzald Iek (21 tahun), dan Muhammad Tedja Kusuma (18 tahun). Mereka masing-masing memiliki karakteristik permainan yang berbeda, mulai dari kecepatan, kreativitas, hingga akurasi umpan silang.
Sementara itu, di posisi penyerang murni, PSM mengandalkan Muhammad Arham Darmawan (19 tahun, 175 cm), yang juga disebut-sebut sebagai prospek masa depan untuk lini depan Garuda Muda.
Komentar Pengamat: Skema Pelatih Jadi Penentu
Pengamat sepak bola sekaligus mantan pelatih PSM Makassar, Assegaf Razak, menilai regulasi baru ini secara tidak langsung meningkatkan intensitas persaingan di dalam skuad, terutama di kalangan para pemain muda. Ia menyebut, setiap Ramang Muda kini dituntut menunjukkan performa terbaik, tak hanya saat pertandingan, tetapi juga dalam sesi latihan.
“Pelatih tentu tidak memilih sembarangan. Mereka akan melihat siapa pemain yang siap secara fisik, teknis, maupun mental. Jadi latihan adalah tempat utama untuk membuktikan diri,” ujar Assegaf saat dihubungi Tribun-Timur, Minggu (13/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa keberagaman karakter dan kemampuan teknis para pemain muda akan memberikan banyak opsi taktis kepada pelatih kepala. Namun, skema permainan tetap menjadi faktor krusial dalam menentukan siapa yang pantas menghuni starting XI.
“Kadang seorang pemain bagus secara individu, tetapi belum tentu cocok dengan formasi yang diusung pelatih. Jadi bukan hanya soal kualitas, tetapi juga kecocokan peran dalam strategi tim,” ujarnya menambahkan.
Dukungan Suporter dan Harapan Tinggi
Ketua kelompok suporter Ramang Mania, Uyha Darmawan, menyambut baik penerapan regulasi pemain muda dan menilai kebijakan ini sebagai bentuk investasi masa depan sepak bola Indonesia. Ia mengaku optimis dengan kemampuan skuad muda PSM, apalagi beberapa nama telah membuktikan kapasitasnya di musim-musim sebelumnya.
“Beberapa pemain U-23 PSM sudah menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi tumpuan. Sekarang saatnya mereka tunjukkan konsistensi dan kemauan untuk terus berkembang,” ujarnya. Uyha berharap, siapapun pemain muda yang dipilih untuk tampil sebagai starter, mampu memberikan kontribusi nyata dalam setiap pertandingan.
Daftar 12 Pemain U-23 PSM Makassar 2025/2026:
- M Ardiansyah – Kiper (28 Maret 2003 | 22 tahun | 187 cm)
- KGPH RK Poetro Negoro – Kiper (4 Oktober 2007 | 17 tahun | 191 cm)
- Sulthan Zaky Pramana Putra Razak – Bek tengah (23 Maret 2006 | 19 tahun | 184 cm)
- Ananda Raehan – Gelandang bertahan (17 Desember 2003 | 21 tahun | 175 cm)
- Achmat Fahrul Aditia – Gelandang serang (26 Juni 2003 | 22 tahun | 170 cm)
- Victor Dethan – Winger (11 Juli 2004 | 21 tahun | 174 cm)
- Muhammad Dzaky Asraf – Winger (6 Februari 2003 | 22 tahun | 170 cm)
- Ricky Pratama – Winger (6 Mei 2003 | 22 tahun | 178 cm)
- Mufli Hidayat – Winger (7 Agustus 2005 | 19 tahun | 172 cm)
- Karel Ridzald Iek – Winger (11 September 2003 | 21 tahun | 165 cm)
- Muhammad Tedja Kusuma – Winger (16 September 2006 | 18 tahun | 175 cm)
- Muhammad Arham Darmawan – Penyerang tengah (20 Juni 2006 | 19 tahun | 175 cm)
Dengan kedalaman skuad muda yang kaya potensi, PSM Makassar diprediksi akan menjadi salah satu tim yang mampu mengoptimalkan regulasi U-23 ini secara maksimal. Kini tinggal bagaimana pelatih menyusun strategi, dan para pemain muda menjawab kepercayaan yang diberikan di atas lapangan hijau.






























