Nasihat Terakhir Lewat WhatsApp: Prabowo Kenang Sosok Kwik Kian Gie Sebagai Tokoh Nasional Penuh Integritas

Nasihat Terakhir Lewat WhatsApp: Prabowo Kenang Sosok Kwik Kian Gie Sebagai Tokoh Nasional Penuh Integritas - Prabowo - Gambar 448
Presiden Prabowo Subianto melayat mendiang Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (30/07/2025). (dok. Ig Mensesneg).

Manyala.co – Kepergian ekonom senior Kwik Kian Gie pada Rabu pagi (30/7/2025) meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Usai menyampaikan belasungkawa secara langsung di rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Presiden menyatakan bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbaiknya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo mengaku memiliki kedekatan pribadi dengan Kwik. Bahkan, beberapa hari sebelum sang ekonom tutup usia, mereka masih sempat berkomunikasi melalui pesan singkat WhatsApp. “Beliau masih mengirimkan saya pesan, memberikan masukan dan nasihat-nasihat yang sangat saya hargai,” ungkap Presiden.

Kwik Kian Gie dikenal luas sebagai ekonom dengan pemikiran yang kuat dalam membela kemandirian ekonomi nasional. Dalam banyak kesempatan, gagasannya selalu menitikberatkan pada pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi bangsa dari intervensi luar. Hal inilah yang membuatnya dihormati lintas generasi dan kalangan, termasuk oleh para pemimpin negara.

Prabowo mengungkapkan, pesan-pesan yang disampaikan almarhum bukan hanya berisi analisis ekonomi, tetapi juga sarat akan nilai-nilai kebangsaan dan moralitas. “Saya sangat menghormati beliau. Pemikirannya selalu berpihak pada rakyat, dan ketulusannya dalam memberi saran sangat terasa,” tutur Prabowo.

Di mata Prabowo, Kwik bukan hanya seorang ahli ekonomi, tetapi juga sosok negarawan yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan bangsa. Presiden menilai, kontribusi Kwik terhadap arah pembangunan dan perumusan kebijakan ekonomi Indonesia sangat besar, bahkan hingga saat-saat terakhir menjelang wafatnya.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

Kwik wafat dalam usia 90 tahun, meninggalkan warisan intelektual yang tak ternilai. Lahir di Pati, Jawa Tengah, ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Pengabdian panjangnya di berbagai posisi strategis pemerintahan membuatnya dikenang sebagai tokoh dengan integritas tinggi dan pemikiran yang selalu kritis terhadap kebijakan yang dinilai tak pro-rakyat. Dalam banyak forum dan tulisan, ia juga kerap mengingatkan tentang pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan dan mengkritisi ketimpangan sosial yang terjadi akibat sistem ekonomi yang terlalu liberal.

Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan nada haru, seraya mengajak masyarakat untuk meneladani semangat nasionalisme dan intelektualitas Kwik Kian Gie. “Bangsa ini kehilangan figur luar biasa, panutan dalam berpikir dan bertindak demi kebaikan negeri ini,” pungkasnya.

Pemakaman almarhum dijadwalkan akan dilaksanakan secara sederhana sesuai permintaan keluarga. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan pejabat negara mulai berdatangan untuk menyampaikan penghormatan terakhir. Duka dan penghargaan mengalir deras dari berbagai kalangan, menandakan besarnya pengaruh Kwik dalam perjalanan bangsa ini.

Munas dan HBH 2026 IKA Teknik Mesin Unhas, Jusman Sikki Kembali Jabat Ketua

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom