Manyala.co – Kepergian ekonom senior Kwik Kian Gie pada Rabu pagi (30/7/2025) meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Usai menyampaikan belasungkawa secara langsung di rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Presiden menyatakan bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbaiknya.
Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo mengaku memiliki kedekatan pribadi dengan Kwik. Bahkan, beberapa hari sebelum sang ekonom tutup usia, mereka masih sempat berkomunikasi melalui pesan singkat WhatsApp. “Beliau masih mengirimkan saya pesan, memberikan masukan dan nasihat-nasihat yang sangat saya hargai,” ungkap Presiden.
Kwik Kian Gie dikenal luas sebagai ekonom dengan pemikiran yang kuat dalam membela kemandirian ekonomi nasional. Dalam banyak kesempatan, gagasannya selalu menitikberatkan pada pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi bangsa dari intervensi luar. Hal inilah yang membuatnya dihormati lintas generasi dan kalangan, termasuk oleh para pemimpin negara.
Prabowo mengungkapkan, pesan-pesan yang disampaikan almarhum bukan hanya berisi analisis ekonomi, tetapi juga sarat akan nilai-nilai kebangsaan dan moralitas. “Saya sangat menghormati beliau. Pemikirannya selalu berpihak pada rakyat, dan ketulusannya dalam memberi saran sangat terasa,” tutur Prabowo.
Di mata Prabowo, Kwik bukan hanya seorang ahli ekonomi, tetapi juga sosok negarawan yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan bangsa. Presiden menilai, kontribusi Kwik terhadap arah pembangunan dan perumusan kebijakan ekonomi Indonesia sangat besar, bahkan hingga saat-saat terakhir menjelang wafatnya.
Kwik wafat dalam usia 90 tahun, meninggalkan warisan intelektual yang tak ternilai. Lahir di Pati, Jawa Tengah, ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.
Pengabdian panjangnya di berbagai posisi strategis pemerintahan membuatnya dikenang sebagai tokoh dengan integritas tinggi dan pemikiran yang selalu kritis terhadap kebijakan yang dinilai tak pro-rakyat. Dalam banyak forum dan tulisan, ia juga kerap mengingatkan tentang pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan dan mengkritisi ketimpangan sosial yang terjadi akibat sistem ekonomi yang terlalu liberal.
Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan nada haru, seraya mengajak masyarakat untuk meneladani semangat nasionalisme dan intelektualitas Kwik Kian Gie. “Bangsa ini kehilangan figur luar biasa, panutan dalam berpikir dan bertindak demi kebaikan negeri ini,” pungkasnya.
Pemakaman almarhum dijadwalkan akan dilaksanakan secara sederhana sesuai permintaan keluarga. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan pejabat negara mulai berdatangan untuk menyampaikan penghormatan terakhir. Duka dan penghargaan mengalir deras dari berbagai kalangan, menandakan besarnya pengaruh Kwik dalam perjalanan bangsa ini.
































