Enrekang, Manyala.co – Pemerintah bersama TNI memulai pembangunan 80.000 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama di Desa Patondon Salu, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya” sebagai simbol dimulainya pembangunan fisik koperasi desa yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Pelibatan TNI diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan serta memperluas cakupan pelaksanaan di berbagai daerah.
Peletakan batu pertama di Enrekang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang yang mewakili Bupati, Komandan Kodim 1419 Enrekang, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Camat Maiwa H. Arsya Gawi, anggota DPRD Kabupaten Enrekang, serta para kepala desa se-Kecamatan Maiwa.
Detail Program dan Cakupan Nasional
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian desa melalui sistem koperasi modern. Di tahap awal, sebanyak 80.000 gerai akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia secara bertahap hingga 2026.
Setiap unit koperasi dirancang dengan prototype seragam di atas lahan seluas 20 x 50 meter persegi. Fasilitas tersebut nantinya akan menjadi aset desa dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui badan hukum koperasi.
Tujuan utama proyek ini adalah menciptakan sentra ekonomi baru di tingkat desa, memperkuat rantai pasok lokal, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat pedesaan. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, sedangkan pelaksanaan teknis di lapangan dilakukan bersama TNI dan perangkat desa setempat.
Peran TNI dan Pemerintah Daerah
Pelibatan TNI dalam proyek ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara institusi pertahanan dan pemerintah sipil untuk mempercepat pembangunan ekonomi rakyat. Keterlibatan tersebut difokuskan pada dukungan logistik, pengamanan lokasi, serta percepatan konstruksi infrastruktur di daerah terpencil.
Menurut pejabat Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Enrekang, pembangunan gerai Koperasi Merah Putih akan dimulai di seluruh desa dan kelurahan di kabupaten tersebut dalam beberapa bulan ke depan. Tahapan awal mencakup penyiapan lahan dan pembangunan fondasi sesuai desain nasional yang telah ditetapkan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi di pedesaan, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi ketimpangan ekonomi antarwilayah. Pemerintah menargetkan seluruh gerai koperasi beroperasi penuh pada 2026, dengan sistem digitalisasi yang memungkinkan pemasaran produk lokal ke tingkat nasional.
Arah Jangka Panjang
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang menjadi model pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis gotong royong. Selain kegiatan perdagangan dan logistik, koperasi juga akan dilengkapi layanan keuangan mikro, gudang penyimpanan, serta fasilitas pelatihan kewirausahaan.
Melalui proyek ini, pemerintah berharap koperasi dapat menjadi pilar ekonomi desa sekaligus sarana memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal.
Hingga Jumat sore, belum ada keterangan resmi dari pemerintah pusat mengenai jadwal peletakan batu pertama di provinsi lain, namun sejumlah daerah telah menyatakan kesiapan mengikuti tahap berikutnya.
































