Program Magang Bergaji Gelombang Dua Dimulai Bulan Depan

Magang
Mensesneg Prasetyo Hadi Memaparkan Program Magang Nasional di kawasan Cikini, Jakarta Pusat (Dok. Yeni Lestari/VIVA).

Manyala.co – Pemerintah Indonesia menyiapkan dana sebesar Rp1,4 triliun untuk pelaksanaan Program Magang Nasional Gelombang 2, yang akan resmi dibuka pada November 2025. Program ini menargetkan 80.000 peserta, terutama lulusan baru perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pengalaman kerja formal.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, anggaran tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan tinggi. “Akan kami jalankan di bulan depan, November. Itu (anggaran) kurang lebih sekitar Rp1,4 triliun,” ujarnya, Sabtu (18/10).

Program Magang Nasional, lanjut Prasetyo, dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah ingin memastikan para lulusan baru memiliki pengalaman profesional sebelum memasuki pasar tenaga kerja. “Selama ini, untuk melamar pekerjaan diperlukan riwayat pengalaman yang seringkali menyulitkan lulusan baru. Maka kami mencari jalan dengan program magang agar mereka punya pengalaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, perusahaan yang menjadi mitra magang diharapkan tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membuka peluang rekrutmen bagi peserta yang dinilai kompeten. “Kalau kemudian pekerjaannya bagus, mungkin bisa langsung dipekerjakan di perusahaan tersebut,” kata Prasetyo.

Fokus pada Peningkatan Kualitas SDM

Kementerian Sekretariat Negara menyebut program ini merupakan bagian dari strategi nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda. Pemerintah menilai pengalaman kerja menjadi faktor penting dalam mempercepat adaptasi tenaga kerja baru terhadap kebutuhan industri.

500 RTLH di Enrekang Dapat Bantuan Bedah Rumah, Wabup: Negara Hadir untuk Rakyat

Pada gelombang pertama yang digelar awal tahun ini, program magang hanya menampung 20.000 peserta. Evaluasi dari tahap tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dari para lulusan, dengan rasio pendaftar mencapai lebih dari 10:1 dibandingkan kuota yang tersedia.

Melihat tingginya minat tersebut, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan kuota empat kali lipat pada gelombang kedua. Selain itu, sistem seleksi peserta akan menggunakan mekanisme berbasis kompetensi digital untuk memastikan proses rekrutmen lebih transparan dan efisien.

Insentif Setara Upah Minimum

Salah satu keunggulan program ini adalah pemberian gaji atau insentif bulanan kepada peserta magang. Pemerintah memastikan bahwa setiap peserta akan menerima bayaran setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di daerah masing-masing.

Sebagai contoh, peserta magang di Jakarta akan memperoleh Rp5,4 juta per bulan, sementara di daerah lain menyesuaikan dengan standar UMK setempat. Pembayaran akan disalurkan langsung melalui rekening peserta selama periode magang berlangsung.

Latar Belakang dan Prospek

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di kalangan lulusan baru yang menurut data BPS mencapai 6,2 persen pada kuartal II-2025, turun tipis dari 6,5 persen tahun sebelumnya.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Melalui pelibatan sektor swasta, pemerintah berharap program ini dapat menjadi model berkelanjutan dalam menciptakan tenaga kerja siap pakai di berbagai bidang industri.

Hingga Sabtu malam, belum ada informasi resmi mengenai daftar perusahaan mitra yang akan terlibat dalam gelombang kedua. Namun, pemerintah memastikan pendaftaran peserta dan mitra akan dibuka serentak pada awal November.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement