Manyala.co – PSM Makassar dan Persis Solo akan bertemu pada pekan ke-14 Super League di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 29 November 2025, pukul 20.00 WITA. Duel antara dua klub tertua di Indonesia itu berlangsung dengan situasi berbeda, di mana PSM berada dalam tren positif sementara Persis terpuruk di posisi juru kunci klasemen.
PSM Makassar, yang berdiri pada 2 November 1915 dan baru merayakan ulang tahun ke-110, mencatat empat pertandingan beruntun tanpa kekalahan, terdiri atas dua kemenangan dan dua hasil imbang. Pada laga terakhir, PSM menaklukkan PSBS Biak dengan skor 5–0 di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 21 November 2025. Tambahan tiga poin tersebut membawa tim asuhan Tomas Trucha naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan 15 poin.
Penyerang PSM Makassar, Alex Tanque, tampil menonjol setelah mencetak tiga gol ke gawang PSBS. Ia mengaku percaya diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya. “Saya percaya diri tinggi untuk pertandingan berikutnya (lawan Persis Solo),” katanya dalam unggahan akun resmi klub. Pemain asal Brasil itu mengatakan kemenangan sangat berarti bagi tim dan suporter. “Hal ini sangat penting bagi kami dan bagi para suporter. Ewako, Vamos,” ujarnya.
Sebaliknya, Persis Solo, yang berdiri pada 8 November 1923 dan kini berusia 102 tahun, berada di posisi ke-18 dengan tujuh poin. Laskar Sambernyawa baru meraih satu kemenangan musim ini, yakni 2–1 atas Madura United pada 9 Agustus 2025. Setelah itu, Persis tidak pernah menang selama 10 pertandingan, sebuah periode tanpa kemenangan selama 3 bulan 14 hari.
Pada laga terakhir, Persis bermain imbang 0–0 melawan Bali United di Gianyar pada 23 November 2025. Pemain Persis Solo, Sho Yamamoto, menyebut hasil tersebut menjadi langkah progresif bagi tim karena untuk pertama kalinya musim ini gawang mereka tidak kebobolan. “Perlahan-lahan kita berkembang dan fokus pertandingan berikutnya untuk mendapat tiga poin,” katanya.
Pengamat sepak bola Syamsuddin Umar menilai tren positif PSM harus dijaga dengan konsisten. Ia mengingatkan kemenangan besar atas PSBS Biak tidak dapat dijadikan tolok ukur karena lawan tampil di bawah performa. “Jangan dilihat (hasil lawan Biak), tapi dari segi kemenangan harus bersyukur dan harus lebih hati-hati,” ujarnya.
Syamsuddin memberikan beberapa catatan teknis kepada PSM Makassar. Ia menilai playmaker Savio Roberto tidak perlu terlalu maju agar tetap dapat mengatur aliran bola dari lini tengah. “Kalau berada di depan, dia yang dipassingkan,” katanya. Ia juga menyarankan bek Yuran Fernandes tetap fokus bertahan dan tidak terlalu jauh membantu serangan, sementara peran ofensif dapat diberikan kepada Victor Luiz dan Aloisio Neto Soares. “Yuran setelah diskors benar-benar bagus di belakang. Dia menjalankan tugas dan fungsinya,” ujarnya.
Syamsuddin menambahkan bahwa PSM perlu mewaspadai serangan sayap Persis Solo, terutama suplai bola dari mantan pemain PSM, Sutanto Tan. Ia menegaskan PSM harus tetap dengan gaya permainannya sendiri dan tidak meremehkan lawan meski berada di papan bawah klasemen. “PSM tetap saja dengan iramanya, kemudian jangan memandang enteng karena dua kali menang,” kata Syamsuddin.
Hingga Rabu malam belum ada pernyataan resmi terkait kesiapan akhir kedua tim menjelang pertandingan. Pertemuan ini menjadi salah satu laga yang menarik perhatian karena sejarah panjang kedua klub serta kondisi kontras yang mereka hadapi pada musim ini.






























