Manyala.co – Kementerian Kebudayaan menetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun ini, menjadikan total daftar nasional mencapai 2.213 unsur. Penetapan tersebut diumumkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam acara penerimaan penghargaan di Jakarta, Rabu (26/11/2025). Ia menyatakan kebijakan tersebut menegaskan komitmen kementerian untuk memperkuat pelindungan, pendataan, dan pengembangan budaya secara terukur.
Selain penambahan WBTb, kementerian juga menetapkan 50 objek Cagar Budaya Peringkat Nasional baru. Dengan demikian, jumlah keseluruhan objek cagar budaya berperingkat nasional mencapai 228 objek. Menurut Fadli, capaian ini merupakan yang tertinggi sejak mekanisme penetapan dimulai pada 2013. Ia menilai peningkatan tersebut mencerminkan upaya sistematis pemerintah dalam menjaga pengetahuan, tradisi, dan ekspresi budaya yang hidup di masyarakat.
Fadli menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya berupaya memperkuat sinergi lintas direktorat dan pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pelestarian budaya. Ia menyebut warisan budaya benda dan takbenda merupakan modal penting dalam membangun produktivitas, karakter, dan daya saing nasional. Menurutnya, Kementerian Kebudayaan harus menjadi penopang utama perkembangan kebudayaan yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan komunitas budaya.
Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi disebut berhasil menegaskan perannya sebagai fondasi ekosistem kebudayaan nasional. Fadli menjelaskan kebijakan pelindungan dan pemanfaatan budaya kini berbasis data, riset, dan metodologi ilmiah yang terukur. Ia menilai pendekatan berbasis bukti menjadi landasan penting untuk memastikan program kebudayaan berdampak langsung pada masyarakat.
Program pewarisan nilai budaya juga diperluas melalui sejumlah inisiatif strategis. Di antaranya adalah program Belajar Bersama Maestro dan Gerakan Seniman Masuk Sekolah, yang melibatkan lebih dari 500 seniman dan budayawan di berbagai daerah. Program tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan pengetahuan budaya agar tetap relevan dan menjadi bagian dari identitas bangsa. Fadli menegaskan pewarisan pengetahuan dan nilai budaya dilakukan untuk memastikan keberlanjutan tradisi di generasi muda.
Pada sektor pemugaran, kementerian memperkuat pendekatan berbasis riset ilmiah untuk rehabilitasi dan revitalisasi situs budaya. Direktorat Pelindungan Cagar Budaya mendorong pemugaran yang berdampak pada aktivasi ekosistem budaya daerah. Fadli menyebut pemugaran berbasis riset penting untuk menghindari kesalahan interpretasi sejarah dan memastikan keaslian situs tetap terjaga.
Kementerian juga mengembangkan sejumlah situs budaya strategis, seperti Museum Majapahit, Istana Dalam Loka, dan situs prasejarah Gunung Padang. Program tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali narasi sejarah, memperluas partisipasi masyarakat, dan membuka peluang ekonomi lokal berbasis kebudayaan. Pemerintah berharap penguatan situs budaya dapat mendorong promosi daerah, peningkatan kunjungan wisata, serta penciptaan lapangan kerja di sektor industri kreatif.
Fadli menyampaikan bahwa penguatan karakter bangsa harus berlandaskan nilai budaya dan menjadi bagian dari arah pembangunan nasional. Ia menegaskan masyarakat harus ditempatkan sebagai pemilik dan pelaku utama kebudayaan agar ekosistem pelestarian berjalan berkelanjutan.
Hingga Rabu malam, belum ada keterangan tambahan mengenai rencana tahapan penetapan warisan budaya tahun berikutnya atau evaluasi program 2025.
































