Pemerintah Belum Tetapkan Jadwal Seleksi CPNS 2026

CPNS
Ilustrasi CPNS 2026. Meskipun seleksi CPNS 2025 dipastikan tidak akan dibuka, angin segar berhembus untuk pembukaan kembali pada tahun 2026. (Dok. Tangkapan layar sscasn.bkn.go.id).

Manyala.co – Pemerintah menyatakan belum menetapkan jadwal pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026 karena masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto dan proses pemetaan kebutuhan aparatur sipil negara di kementerian dan lembaga.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengatakan hingga awal Desember 2025 belum ada keputusan resmi terkait rekrutmen CPNS 2026. Pemerintah, menurut dia, masih melakukan penghitungan ulang kebutuhan pegawai secara nasional sebelum menentukan kebijakan lanjutan.

“Belum ada arahan dari bapak presiden. Kita harus hitung lagi, karena ini per lima tahunan dan yang terakhir dilakukan pada 2024,” kata Rini, Jumat (2/1/2026).

Rini menjelaskan, Kementerian PAN-RB telah meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai berdasarkan rencana strategis lima tahun ke depan. Pemetaan tersebut bertujuan memastikan rekrutmen CPNS dilakukan secara terukur dan sesuai kebutuhan organisasi pemerintah.

Melalui analisis tersebut, setiap K/L diminta mengidentifikasi jabatan yang mengalami kekurangan pegawai maupun posisi yang justru berlebih. Hasil pemetaan akan menjadi dasar untuk menentukan formasi CPNS yang akan dibuka, termasuk kemungkinan penambahan atau pengurangan jumlah jabatan tertentu.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

“Saya sudah meminta kementerian melakukan analisis kebutuhan sesuai strategi lima tahun ke depan, supaya bisa dilihat apakah ada pertumbuhan positif pada jabatan tertentu atau justru perlu pengurangan,” ujar Rini.

Meski jadwal resmi belum ditetapkan, sinyal pembukaan formasi CPNS 2026 mulai muncul dari sejumlah kementerian dan lembaga. Kementerian Keuangan dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan rencana awal kebutuhan aparatur yang akan diajukan apabila seleksi CPNS dibuka.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan memprioritaskan rekrutmen bagi lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN serta lulusan sekolah menengah atas. Kementerian tersebut berencana membuka 279 formasi bagi lulusan STAN dan 300 formasi untuk lulusan SMA.

Menurut Purbaya, lulusan STAN akan ditempatkan sesuai dengan jurusan masing-masing, sedangkan lulusan SMA akan ditugaskan sebagai petugas lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Penambahan tenaga tersebut dinilai penting untuk memperkuat fungsi teknis di daerah.

“Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Karena kekurangan orang, kami akan merekrut 300 lulusan SMA di seluruh Indonesia dan ditempatkan di lokasi masing-masing,” kata Purbaya, dikutip dari Antara.

Kanwil Kemenkum Bali Evaluasi Layanan Hukum di Kabupaten Tabanan

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menyatakan lembaganya membutuhkan tambahan periset di berbagai bidang prioritas. Bidang yang disebut antara lain pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomik, antariksa, sains material, serta teknologi keberlanjutan.

Arif mengungkapkan jumlah peneliti di Indonesia saat ini sekitar 300 orang per satu juta penduduk. Angka tersebut dinilai masih rendah dibandingkan negara maju yang memiliki hingga 4.000 peneliti per satu juta penduduk.

Selain bidang sains dan teknologi, BRIN juga menilai penting penguatan keahlian di bidang sosial untuk mendukung riset lintas disiplin. Menurut Arif, peningkatan jumlah dan kualitas peneliti menjadi kunci agar riset nasional lebih berdampak.

“Jumlah peneliti harus diperbanyak dan diperkuat. Salah satu caranya melalui rekrutmen CPNS agar talenta tertarik menjadi periset,” ujarnya.

Hingga kini, Kementerian PAN-RB belum memberikan kepastian waktu pembukaan seleksi CPNS 2026. Pemerintah menegaskan keputusan final akan diumumkan setelah proses pemetaan kebutuhan selesai dan arahan resmi dari Presiden diterima.

Kanwil Kemenkum Lampung Dukung Produksi Video Peluncuran Layanan Digital

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom