Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp4 Triliun

Anggaran
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto Sumber (Dok. Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Manyala.co – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menambah alokasi anggaran penelitian hingga Rp4 triliun untuk memperkuat riset dan inovasi di seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

Tambahan anggaran tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto seusai menghadiri taklimat Presiden bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dana tambahan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas riset perguruan tinggi dalam mendukung daya saing nasional.

“Secara khusus, tadi kami perlu sampaikan, bahwa Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp4 triliun,” kata Brian Yuliarto kepada wartawan.

Menurut Brian, kebijakan tersebut mencerminkan besarnya mandat yang diberikan Presiden kepada dunia pendidikan tinggi, khususnya para peneliti dan guru besar, untuk berperan aktif dalam mendorong kemajuan bangsa melalui penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerintah menilai riset perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan pembangunan jangka panjang.

Tambahan anggaran riset ini akan berlaku bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia tanpa membedakan status negeri atau swasta. Pemerintah menargetkan kebijakan tersebut dapat memperkuat ekosistem riset nasional secara menyeluruh, mulai dari penelitian dasar hingga riset terapan yang berdampak langsung pada pembangunan ekonomi dan industri.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Terkait mekanisme penyaluran dana, Brian menjelaskan bahwa pembahasan teknis masih akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara. Skema pendanaan, kriteria penerima, serta tahapan penyaluran belum diumumkan secara rinci hingga Kamis sore.

Selain penambahan anggaran, Presiden Prabowo juga mengarahkan agar riset perguruan tinggi selaras dengan agenda pembangunan industri nasional. Pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pendidikan tinggi dan arah pembangunan ekonomi agar hasil riset tidak berhenti pada publikasi akademik semata.

Sejumlah bidang prioritas riset akan difokuskan untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional. Di antaranya pengembangan industri pengolahan limbah menjadi energi (waste to energy), hilirisasi mineral, hilirisasi pangan, serta sektor lain yang masuk dalam daftar 18 proyek strategis nasional.

Proyek-proyek tersebut direncanakan berada di bawah naungan Danantara, lembaga yang disiapkan untuk mengelola investasi strategis nasional. Pemerintah berharap kontribusi perguruan tinggi dapat memperkuat basis teknologi dan inovasi dalam pelaksanaan proyek-proyek tersebut.

“Diharapkan, perguruan tinggi mem-back up dengan riset-riset yang kuat sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri itu menjadi cukup tinggi,” kata Brian.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Kebijakan penambahan anggaran riset ini menandai langkah awal pemerintahan Prabowo dalam menempatkan riset dan inovasi sebagai salah satu pilar pembangunan nasional. Namun demikian, hingga laporan ini disusun, pemerintah belum merinci jadwal implementasi serta indikator keberhasilan dari tambahan anggaran tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom