Makassar, Manyala.co – Kementerian Pariwisata menetapkan lima event unggulan di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Program nasional ini mengkurasi agenda pariwisata daerah yang dinilai memiliki daya tarik kuat, konsistensi penyelenggaraan, serta dampak ekonomi dan sosial yang terukur.
Lima event yang terpilih berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, yakni Toraya Ma’Gellu, Beautiful Malino, Makassar International Eight Festival and Forum (F8), Festival Pinisi, dan Rock In Celebes. Penetapan tersebut menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan representasi event terbanyak di kawasan timur Indonesia pada KEN 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Arafah mengatakan KEN berperan strategis dalam menarik wisatawan dan memperkuat promosi destinasi.
“KEN itu memang tujuannya kan untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya. Tahun ini kebetulan ada beberapa event baru yang masuk. Yang lama itu F8 dan Festival Pinisi, sementara yang baru Beautiful Malino, Toraya Ma’Gellu, dan Rock In Celebes,” kata Arafah, Minggu (25/1/2026).
Menurut Arafah, masuknya Rock In Celebes ke dalam kalender nasional menjadi salah satu kejutan. Event musik tersebut dinilai berhasil menawarkan konsep keberlanjutan lingkungan yang relevan dengan arah kebijakan pariwisata nasional. Konsep tersebut pertama kali diterapkan pada 2025 dan kembali diajukan untuk penyelenggaraan 2026.
Dua event lain, Toraya Ma’Gellu dan Beautiful Malino, juga kembali masuk KEN setelah sempat tidak terdaftar dalam beberapa tahun terakhir. Arafah menyebut Toraya Ma’Gellu terakhir masuk KEN lebih dari tiga tahun lalu, sehingga kembalinya event budaya tersebut disambut antusias oleh masyarakat Toraja.
Toraya Ma’Gellu merupakan agenda budaya tahunan di Toraja Utara yang berfokus pada pelestarian Tari Pa’gellu’, tarian tradisional yang melambangkan sukacita dan kebersamaan. Event ini melibatkan sanggar seni lokal serta generasi muda sebagai upaya regenerasi pelaku budaya. Pada 2025, kegiatan ini digelar di Gedung Art Centre, Alun-alun Rantepao.
Sementara itu, Beautiful Malino merupakan festival unggulan Kabupaten Gowa yang menggabungkan keindahan alam dataran tinggi Malino dengan seni budaya dan ekonomi kreatif. Festival ini menampilkan pertunjukan musik, karnaval budaya, pameran kuliner, dan kegiatan rekreasi berbasis alam. Pada 2025, Beautiful Malino menghadirkan sejumlah musisi nasional dan mencatat tingkat kunjungan wisatawan yang tinggi.
Makassar International Eight Festival and Forum (F8) kembali masuk KEN sebagai event internasional yang konsisten diselenggarakan. F8 mengusung delapan subsektor kreatif, termasuk kuliner, mode, film, musik, dan seni rupa. Pada penyelenggaraan 2025, F8 berlangsung selama enam hari dan sebelumnya sempat masuk daftar 10 besar KEN.
Festival Pinisi di Kabupaten Bulukumba melengkapi daftar event Sulsel yang masuk KEN 2026. Festival ini berfokus pada promosi budaya maritim dan industri kreatif daerah asal perahu pinisi. Rangkaian kegiatan meliputi pelayaran pinisi, lomba olahraga, ritual adat, pameran UMKM, dan pertunjukan seni tradisional.
Adapun Rock In Celebes merupakan festival musik tahunan di Makassar yang telah berlangsung sejak 2010. Pada 2026, event ini memasuki edisi ke-17 dan dikenal memadukan musik dengan pelestarian warisan budaya serta kampanye lingkungan. Hingga Minggu malam, belum ada keterangan resmi terkait jadwal pelaksanaan masing-masing event dalam KEN 2026.
































