Manyala.co – Bahan bakar minyak Shell Super dengan nilai oktan RON 92 dilaporkan sulit ditemukan di sejumlah SPBU Shell di Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak awal Februari 2026, mendorong konsumen mencari alternatif di luar ibu kota.
Kelangkaan tersebut terpantau pada Senin (2/2/2026), ketika sejumlah pengendara melaporkan tangki Shell Super kosong di SPBU yang biasa mereka kunjungi. Kondisi ini terjadi tanpa adanya pengumuman resmi mengenai penghentian distribusi, sehingga memicu pertanyaan di kalangan pengguna setia.
Shell Super selama ini dikenal sebagai bahan bakar untuk penggunaan harian kendaraan roda dua dan roda empat. Produk ini dipilih karena dinilai memiliki keseimbangan antara performa mesin dan efisiensi konsumsi bahan bakar, khususnya bagi pengguna di kawasan perkotaan.
Dalam beberapa hari terakhir, konsumen di Jakarta mengaku harus mendatangi lebih dari satu SPBU Shell untuk memastikan ketersediaan Shell Super. Sebagian pengendara akhirnya tidak mendapatkan BBM tersebut dan beralih ke produk lain yang tersedia di SPBU yang sama atau di jaringan SPBU berbeda.
Kondisi tersebut mendorong sebagian pengguna memperluas area pencarian hingga ke wilayah penyangga Jakarta. Berdasarkan penelusuran pada laman resmi Shell Indonesia pada Senin (2/2/2026), sejumlah SPBU di luar Jakarta masih tercatat memiliki stok Shell Super.
Salah satu lokasi yang masih menyediakan Shell Super berada di wilayah Bogor, Jawa Barat, yakni SPBU Shell Pasir Angin. Lokasi tersebut dilaporkan mengalami peningkatan kunjungan dari konsumen yang berasal dari luar wilayah setempat, termasuk dari Jakarta.
Selain Bogor, ketersediaan Shell Super juga masih tercatat di beberapa wilayah Jawa Timur. Kota-kota seperti Surabaya, Malang, dan Pasuruan disebut masih memiliki SPBU Shell yang menjual BBM RON 92 tersebut, meskipun jumlah dan kesinambungan stoknya tidak dipastikan.
Namun, ketersediaan di luar Jakarta dinilai bersifat fluktuatif. Tingginya permintaan dan keterbatasan distribusi berpotensi membuat kondisi berubah dalam waktu singkat, terutama jika terjadi lonjakan pembelian dari konsumen lintas daerah.
Hingga Senin siang, belum terdapat penjelasan resmi dari Shell Indonesia mengenai penyebab langkanya Shell Super di Jakarta dan sekitarnya. Tidak ada pula informasi terkait jadwal normalisasi pasokan atau kemungkinan penyesuaian distribusi antarwilayah.
Dalam situasi tersebut, konsumen disarankan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Shell sebelum mendatangi SPBU. Langkah ini dinilai dapat mengurangi risiko pemborosan waktu dan bahan bakar akibat pencarian BBM yang tidak tersedia.
Kelangkaan BBM tertentu di wilayah perkotaan kerap berdampak pada pola konsumsi masyarakat, termasuk peralihan sementara ke produk substitusi. Namun, hingga kini belum ada data resmi mengenai dampak lanjutan terhadap tingkat konsumsi BBM atau perubahan preferensi pengguna akibat langkanya Shell Super di Jakarta.
































