Manyala.co – Aktor Gary Iskak meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025, setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, dan sempat dirawat di Rumah Sakit Suyoto.
Gary Iskak, 52 tahun, dinyatakan meninggal pada pukul 09.24 WIB setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Suyoto. Informasi mengenai kecelakaan itu disampaikan oleh pihak keluarga dan sejumlah kolega di industri hiburan, yang membenarkan bahwa insiden terjadi saat almarhum mengendarai sepeda motor di wilayah Bintaro. Hingga Sabtu malam, detail kronologi kecelakaan belum dijelaskan secara resmi.
Pihak rumah sakit belum mengumumkan penyebab pasti kematian selain informasi bahwa kondisi Gary memburuk setelah kecelakaan. Belum ada keterangan lanjutan mengenai cedera yang dialami, dan pihak keluarga belum memberikan pernyataan resmi kepada media.
Jenazah Gary Iskak akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Gintung. Proses pemulasaraan dilakukan secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga inti. Rencana pemakaman masih menunggu keputusan keluarga dan akan diinformasikan kemudian.
Kabar meninggalnya Gary menambah daftar insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pesohor Tanah Air. Data Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan bahwa kasus kecelakaan sepeda motor meningkat 11 persen pada 2024 dibanding tahun sebelumnya, dan sebagian besar terjadi di kawasan perkotaan dengan arus lalu lintas padat. Meskipun belum ada penjelasan apakah faktor jalan, kendaraan, atau kondisi cuaca berperan dalam insiden yang dialami Gary, para pakar keselamatan jalan menyebut kecelakaan sepeda motor masih menjadi penyumbang terbesar angka fatalitas di Indonesia.
Gary Iskak dikenal luas sebagai aktor film dan sinetron sejak awal 2000-an. Ia terlibat dalam sejumlah produksi populer dan aktif di berbagai proyek layar kaca. Sepanjang kariernya, Gary membangun reputasi sebagai aktor serbabisa yang mampu bermain dalam genre drama maupun komedi. Industri hiburan kehilangan salah satu figur berpengalaman yang telah berkarya lebih dari dua dekade.
Kematian Gary terjadi di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap keselamatan berkendara di kawasan Jabodetabek. Pemerintah daerah setempat beberapa kali mengingatkan pentingnya penggunaan helm standar, pembatasan kecepatan, serta penegakan aturan lalu lintas pada jam-jam sibuk. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi apakah faktor kelalaian atau kondisi jalan terkait dengan kecelakaan yang menimpa Gary.
Beberapa rekan artis menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, meski tanpa memberikan detail tambahan mengenai insiden tersebut. Ungkapan duka tersebut menjadi cerminan kehilangan di kalangan pekerja seni atas kepergian sesama aktor yang dikenal ramah dan aktif di berbagai kegiatan komunitas.
Hingga Sabtu malam, pihak berwenang belum merilis laporan resmi mengenai kronologi kecelakaan, kondisi kendaraan, atau temuan awal dari lokasi kejadian. Informasi lanjutan diharapkan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai. Media masih menunggu pernyataan resmi dari kepolisian dan rumah sakit.
































