Manyala.co – Arsenal menorehkan sejarah manis di pentas sepak bola wanita Eropa usai keluar sebagai kampiun Liga Champions Wanita musim 2024/2025. Di partai puncak yang digelar pada Sabtu malam, 24 Mei 2025 waktu Indonesia, tim asuhan Renee Slegers sukses menaklukkan raksasa Spanyol, Barcelona, dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan final berlangsung di Stadion Jose Alvalade, Portugal, dan menjadi panggung penentu bagi Meriam London. Satu-satunya gol yang tercipta datang dari aksi striker andalan Arsenal, Stina Blackstenius, yang membobol gawang Barcelona pada menit ke-74 dan memastikan kemenangan dramatis untuk tim asal London tersebut.
Perjalanan Arsenal menuju final tidaklah mudah. Mereka memulai kiprah dari fase grup, tepatnya di Grup C, yang berisi lawan-lawan tangguh seperti Bayern Munich, Juventus, dan Valerenga. Namun, Stina dan kawan-kawan tampil impresif dengan meraih lima kemenangan dari enam laga, mengumpulkan total 15 poin dan lolos sebagai juara grup.
Di babak perempat final, Arsenal berhadapan dengan Real Madrid. Mereka sempat berada di ujung tanduk setelah tumbang 0-2 pada leg pertama. Namun, kebangkitan luar biasa diperlihatkan di leg kedua, di mana Arsenal membalikkan keadaan dengan kemenangan 3-0 untuk lolos ke semifinal secara agregat 3-2.
Ujian berat lainnya datang di semifinal saat bertemu Olympique Lyonnais, juara Eropa delapan kali. Arsenal kembali menelan kekalahan di leg pertama dengan skor 1-2. Meski begitu, tim menunjukkan ketangguhan dan semangat juang tinggi dengan membalikkan keadaan pada leg kedua melalui kemenangan 4-1, dan memastikan tiket final lewat agregat 5-3.
Sementara itu, Barcelona datang ke final dengan status sebagai salah satu tim tersubur musim ini. Mereka mencetak total 26 gol selama babak penyisihan dan menambah 18 gol lagi saat melaju di fase gugur, mencerminkan lini serang yang mematikan.
Namun, semua statistik itu tak mampu menolong mereka di laga pamungkas. Arsenal tampil disiplin dan tenang sepanjang pertandingan, hingga akhirnya satu gol Blackstenius cukup untuk meredam ambisi Barcelona.
Gelar ini menjadi trofi kedua Arsenal di ajang Liga Champions Wanita. Sebelumnya, klub asal Inggris ini sempat mengangkat trofi serupa pada edisi tahun 2007. Setelah penantian panjang hampir dua dekade, mereka akhirnya kembali mencicipi manisnya gelar tertinggi sepak bola klub wanita Eropa.
Kemenangan ini tak hanya menambah koleksi prestasi klub, tetapi juga mempertegas kebangkitan sepak bola wanita Inggris di level internasional. Arsenal pun kini tercatat sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi elite Eropa musim ini.






























