AS Lancarkan Serangan Udara ke Fasilitas Nuklir Iran, Fordow Jadi Target Utama

AS Lancarkan Serangan Udara ke Fasilitas Nuklir Iran, Fordow Jadi Target Utama - Nuklir - Gambar 962
AS Lancarkan Serangan Udara ke Fasilitas Nuklir Iran.

Manyala.co – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat secara resmi meluncurkan serangan rudal ke tiga fasilitas nuklir utama milik Iran pada Sabtu malam, 21 Juni 2025, waktu setempat. Aksi militer ini diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump melalui unggahan di media sosial resminya.

Serangan udara tersebut menyasar lokasi strategis di Fordow, Natanz, dan Esfahan. Dari ketiga titik, kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Fordow, yang selama ini diketahui menjadi salah satu pusat pengayaan uranium paling sensitif milik Iran. Trump menggambarkan serangan itu sebagai “operasi militer yang sukses”, dan menyatakan semua pesawat tempur yang terlibat telah kembali dengan selamat.

“Kami telah berhasil melakukan serangan terhadap tiga lokasi nuklir di Iran Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua misi telah selesai dan seluruh pesawat kembali ke pangkalan dengan aman. Ini saatnya bicara damai,” tulis Trump dalam pernyataannya.

Serangan ini menandai eskalasi signifikan antara Washington dan Teheran, menjadikan Amerika Serikat kini terlibat langsung dalam konflik bersenjata yang selama ini didominasi oleh Israel dan Iran. Situasi tersebut juga mencerminkan perubahan sikap drastis dari Trump, yang sebelumnya berulang kali menekankan bahwa ia tidak ingin menyeret AS ke dalam konflik bersenjata baru di Timur Tengah selama masa jabatannya yang kedua.

Pada Kamis lalu, Trump bahkan sempat menyatakan bahwa dirinya akan menunggu dua minggu untuk mengevaluasi peluang diplomasi antara Iran dan Israel sebelum mengambil keputusan final. Namun, perkembangan cepat di lapangan tampaknya mempercepat perubahan sikap Gedung Putih.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Diketahui, beberapa jam sebelum pengumuman resmi serangan, pesawat-pesawat pengebom siluman B-2 milik Angkatan Udara AS lepas landas dari Missouri dan melintasi Samudra Pasifik menuju kawasan operasi. Pesawat jenis ini merupakan satu-satunya armada yang mampu membawa GBU-57 Massive Ordnance Penetrator, bom bunker seberat 30.000 pon yang dirancang khusus untuk menghancurkan fasilitas bawah tanah seperti yang dimiliki Iran.

Langkah ini juga disebut-sebut sebagai puncak frustrasi AS terhadap lambannya proses diplomasi serta kegagalan untuk menekan Iran menghentikan program nuklirnya. Di sisi lain, Israel telah lama menyuarakan kekhawatiran bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir secara rahasia. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan telah menyatakan bahwa pihaknya akan terus menyerang fasilitas nuklir Iran hingga semua kemampuan nuklirnya dihancurkan.

Selama beberapa bulan terakhir, pemerintahan Trump dilaporkan terus menjalin komunikasi intensif dengan Israel, bahkan mendesak Netanyahu agar menunda operasi militernya demi memberi ruang negosiasi. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan bahwa jalan damai semakin menyempit, dan jalur militer kini kembali dijadikan opsi utama.

Presiden Trump, baik di masa jabatan pertamanya maupun saat ini, konsisten menyatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dalam bentuk apapun. Ia juga telah menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian nuklir JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action) yang disepakati pada 2015 oleh pemerintahan Obama bersama negara-negara lain, karena dianggap gagal menghentikan ambisi nuklir Teheran.

Dengan keterlibatan langsung militer AS, situasi geopolitik di Timur Tengah pun kian memanas. Belum ada respons resmi dari pemerintah Iran hingga saat ini, namun para analis memperkirakan balasan militer dari Teheran bisa terjadi kapan saja dalam beberapa hari mendatang.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom