BGN Tekankan MBG sebagai Program Kemanusiaan

BGN
Forum diskusi bertajuk 'Penguatan peran serta Masyarakat dalam Program MBG melalui Supply Rantai Pasok Lintas Sektor' di Tangerang Selatan, Senin (24/11)/(Dok. Dimas Choirul/Jawapos.com).

Manyala.co โ€“ Badan Gizi Nasional mengingatkan para pengusaha bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan semata aktivitas bisnis, melainkan misi kemanusiaan yang berdampak luas terhadap pemenuhan gizi, ekonomi lokal, dan penciptaan lapangan kerja.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Dadang Hendrayudha menyampaikan penegasan tersebut saat menghadiri kegiatan di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026) malam. Ia meminta seluruh mitra dan pelaksana program MBG memahami tujuan sosial program tersebut dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi.

Dadang mengatakan program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya beruntung, khususnya anak-anak penerima manfaat. Menurutnya, keterlibatan pengusaha dan yayasan dalam membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki dimensi sosial yang kuat karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Ia juga mendorong pengusaha untuk menanamkan investasi dalam program MBG melalui pendirian dapur SPPG. Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, langkah tersebut dinilai dapat menggerakkan perekonomian lokal dan membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Program ini, menurut Dadang, memberikan manfaat ganda bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.

BGN turut meminta pemerintah daerah, khususnya di wilayah Soloraya, untuk aktif mendukung keberlangsungan program MBG. Dukungan tersebut mencakup pemberdayaan masyarakat lokal guna memenuhi kebutuhan operasional dapur SPPG, seperti pasokan bahan pangan dan tenaga kerja.

IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Turnamen Domino Road To HBH 2026, Diikuti Alumni dan Perwakilan PORDI Sulsel

Dadang menjelaskan bahwa setiap dapur SPPG membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar. Ia menyebut satu dapur membutuhkan sekitar 390 kilogram ayam, selain sayuran, telur, dan ikan sesuai jumlah penerima manfaat. Kebutuhan tersebut membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha lokal untuk terlibat langsung dalam rantai pasok MBG.

Di wilayah Soloraya, tercatat terdapat 596 dapur SPPG. Menurut BGN, angka tersebut menuntut peran aktif pemerintah daerah dalam mengoordinasikan pemberdayaan masyarakat agar kebutuhan dapur dapat dipenuhi secara berkelanjutan dan berbasis ekonomi lokal.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan bahwa SPPG Gagaksipat menjadi pionir pelaksanaan program MBG di Kabupaten Boyolali, khususnya di Kecamatan Ngemplak. Di wilayah tersebut, terdapat empat SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Bangun Gizi Nusantara dan melayani kebutuhan MBG setempat.

Agus mengatakan cakupan dapur SPPG di Boyolali telah mencapai sekitar 80 persen. Secara keseluruhan, terdapat 98 dapur SPPG yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut. Ia menyebut selama pelaksanaan program MBG, belum ditemukan kasus yang mengganggu distribusi maupun keamanan pangan.

Menurut Agus, keberhasilan tersebut harus dipertahankan dengan menjaga kualitas dan keamanan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar menu yang disajikan tetap memenuhi standar gizi dan kesehatan.

Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga Gelar Open House Idul Fitri 1447 H Bersama Masyarakat

Program MBG merupakan salah satu kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal. Namun, hingga Jumat malam, belum terdapat keterangan resmi terkait percepatan pencairan dana operasional SPPG yang sempat dilaporkan terkendala di sejumlah daerah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer ASโ€“Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom