Manyala.co – Pemerintah terus berupaya memastikan bantuan sosial (bansos) tersalurkan tepat sasaran. Salah satu instrumen penting yang digunakan dalam proses penentuan penerima adalah desil kesejahteraan, yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial-ekonomi. Sistem ini menjadi faktor utama dalam menentukan apakah sebuah rumah tangga berhak menerima berbagai bantuan seperti PKH, BPNT, hingga bantuan iuran kesehatan.
Memahami cara mengecek desil menjadi langkah yang sangat penting bagi masyarakat. Pasalnya, posisi desil keluarga akan menentukan jenis bantuan apa saja yang bisa didapatkan. Selain itu, desil bisa berubah sewaktu-waktu akibat perubahan kondisi ekonomi, perpindahan alamat, atau pembaruan data kependudukan. Karena itu, pengecekan berkala sangat dianjurkan agar penyaluran bansos tidak terhenti akibat data yang tidak sesuai.
Peran Penting Desil dalam Penyaluran Bansos
Sistem desil digunakan pemerintah untuk beberapa tujuan strategis, seperti:
- Mengidentifikasi keluarga yang paling membutuhkan bantuan, mulai dari miskin ekstrem hingga rentan miskin.
- Menentukan siapa yang harus diprioritaskan dalam penyaluran program perlindungan sosial.
- Menjadi dasar penyusunan program bantuan sosial di masa mendatang.
- Menentukan jumlah bantuan yang layak diberikan berdasarkan kondisi ekonomi rumah tangga.
Dengan menggunakan desil kesejahteraan, penyaluran bansos diharapkan lebih tepat sasaran serta memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Pembagian Desil Menurut Data DTSEN Tahun 2025
Klasifikasi desil mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbaharui oleh Kemensos bersama pemerintah daerah. Pada 2025, kategori desil dibagi sebagai berikut:
- Desil 1: Masyarakat dalam kategori miskin ekstrem.
- Desil 2–3: Keluarga miskin.
- Desil 4: Kelompok rentan miskin.
- Desil 5–10: Rumah tangga yang dianggap mampu hingga sejahtera.
Kelompok desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama untuk penerimaan program bansos nasional.
Kriteria Bansos Berdasarkan Peringkat Desil
Setiap jenis bantuan memiliki batasan desil penerima, antara lain:
- PKH: Diperuntukkan bagi keluarga di desil 1 hingga 4.
- BPNT/Program Sembako: Menjangkau desil 1 sampai 5.
- Bantuan Iuran JKN: Berlaku bagi desil 1 sampai 5.
- Asistensi/Rehabilitasi Sosial: Menyasar kelompok desil rendah sesuai hasil verifikasi Kemensos.
Dengan mengetahui peringkat desil, masyarakat dapat memahami jenis bantuan yang memungkinkan untuk mereka ajukan.
Cara Cek Desil Kesejahteraan 2025 Lewat Handphone
Saat ini, masyarakat bisa mengecek status desil secara online tanpa harus mendatangi kantor desa/kelurahan. Ada beberapa pilihan resmi:
1. Melalui Website Resmi Kemensos
Langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Kemensos (tautan “DI SINI”).
- Isi identitas sesuai KTP.
- Masukkan data domisili lengkap.
- Isi kode captcha.
- Tekan tombol Cari Data.
Jika data sudah terdaftar, informasi berupa status bansos, peringkat desil, serta program bantuan yang diterima akan tampil di layar.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Caranya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar menggunakan NIK dan nomor KK.
- Verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan swafoto.
- Masuk ke akun dan pilih menu Profil atau Cek Bansos.
Aplikasi akan menampilkan posisi desil rumah tangga secara otomatis. Tersedia juga fitur Usul Sanggah untuk memperbaiki data jika terdapat kesalahan.
3. Melalui Website BPS
Selain Kemensos, masyarakat juga bisa melihat desil kesejahteraan melalui laman resmi BPS (tautan “DI SINI”).
Mengapa Data Desil Perlu Rutin Diperbarui?
Peringkat desil dapat berubah bila terjadi:
- Perubahan jumlah anggota keluarga
- Pergantian pekerjaan atau pendapatan
- Pindah domisili
- Pembaruan data Dukcapil atau DTSEN
Dengan memperbarui data, penerima dapat memastikan bahwa hak bansos tetap berjalan dan tidak dihentikan karena data tidak valid. Pengetahuan mengenai desil juga penting untuk pengajuan program bantuan jangka panjang.
































