Dubes AS Dinilai Dominan Saat Bertemu Menhan Turki

Dubes AS
Posisi duduk Dubes AS Tom Barrack saat bertemu Menhan Turki Yasar Guler di Ankara menuai kritikan (Dok. AFP PHOTO/TURKISH DEFENCE MINISTRY)

Manyala.co – Foto Duta Besar Amerika Serikat (AS) Tom Barrack yang duduk sendirian di kursi tengah saat bertemu Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler memicu perdebatan di media sosial dan kalangan politik Turki. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan Turki pada Jumat (16/1/2026).

Foto yang diunggah oleh Kementerian Pertahanan Turki menunjukkan Barrack duduk di kursi utama, sedangkan Guler dan jajaran komandan senior Turki, termasuk Kepala Staf Militer, duduk di sampingnya. Posisi duduk ini menuai kritik karena dianggap memberi kesan dominasi Duta Besar AS terhadap pejabat Turki.

Beberapa anggota parlemen Turki menyoroti foto tersebut, termasuk Luftu Turkkan dari partai sayap kanan IYI, yang menulis di media sosial X, “Apakah orang ini seorang Duta Besar atau seorang gubernur kolonial?” Kritik serupa datang dari Namik Tan, Wakil Ketua partai oposisi CHP, yang menekankan bahwa konvensi protokol negara harus dipatuhi dan diterapkan secara konsisten.

Mantan Ketua Parlemen Turki dan salah satu pendiri Partai AKP, Bulent Arinc, juga mengomentari insiden ini, menyatakan bahwa Duta Besar, meskipun memiliki tugas khusus dari Presiden AS, tetap harus mengikuti aturan protokol negara yang berlaku. “Seorang Duta Besar yang tampak memimpin pertemuan dengan Menteri Pertahanan dan kepala militer tidak sesuai dengan protokol negara,” kata Arinc.

Pihak Kementerian Pertahanan Turki membela pengaturan kursi tersebut, menyatakan bahwa susunan itu merupakan praktik umum untuk tamu resmi asing dan bukan untuk Barrack secara khusus. “Protokol ini diterapkan kepada sejumlah pejabat yang berkunjung ke kantor kami,” kata pejabat kementerian yang tidak disebutkan namanya.

China Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Minyak Global

Tom Barrack juga dikenal sebagai Utusan Khusus Presiden AS Donald Trump untuk Suriah, yang menambah sorotan terhadap pertemuan ini. Namun, kritik lebih difokuskan pada simbolisme posisi duduk daripada konteks tugasnya.

Pertemuan ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik regional, di mana Amerika Serikat dan Turki terus berdiskusi soal isu keamanan regional, terutama terkait Suriah dan NATO. Protokol diplomatik di Turki menjadi sorotan karena posisi duduk dalam pertemuan resmi sering dianggap mencerminkan status dan hierarki, sehingga setiap pengaturan dapat memicu persepsi politik di dalam negeri.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Kedutaan Besar AS terkait kontroversi ini. Media lokal dan internasional terus memantau respons kedua pihak, mengingat pertemuan ini berpotensi mempengaruhi persepsi publik terhadap hubungan bilateral AS–Turki.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom