Italia Tegaskan Pertahankan Sanksi Minyak Rusia

Italia
Ilustrasi produksi minyak Rusia (Dok. Bloomberg)

Manyala.co – Pemerintah Italia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sanksi terhadap sektor energi Rusia, meskipun muncul perbedaan pandangan di internal koalisi pemerintahan.

Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Antonio Tajani menyatakan bahwa kebijakan tersebut tetap menjadi posisi resmi pemerintah.

“Sanksi terhadap Rusia harus tetap dipertahankan,” kata Tajani dalam sebuah acara publik di Roma, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons terhadap pandangan Wakil Perdana Menteri lainnya, Matteo Salvini, yang juga menjabat Menteri Infrastruktur dan Transportasi.

Sebelumnya, Salvini mengusulkan agar Italia dan negara-negara Eropa mempertimbangkan pendekatan yang lebih fleksibel terhadap sanksi energi, dengan mencontoh kebijakan Amerika Serikat.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Menurut laporan media lokal, Salvini menyebut perlunya “solusi pragmatis” di tengah kondisi pasar energi global yang bergejolak.

Tajani menegaskan bahwa pandangan tersebut merupakan opini pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan resmi pemerintah.

Perbedaan pernyataan antara kedua pejabat tersebut memicu perhatian media domestik, dengan sejumlah surat kabar menggambarkannya sebagai indikasi “perselisihan” atau bahkan “perpecahan” dalam pemerintahan.

Baik Tajani maupun Salvini merupakan pemimpin partai dalam koalisi pemerintahan yang juga mencakup partai Brothers of Italy yang dipimpin oleh Perdana Menteri Giorgia Meloni.

Koalisi tersebut menjadi penguasa di Italia dengan agenda kebijakan yang mencakup stabilitas ekonomi dan keamanan energi.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Perdebatan mengenai sanksi muncul di tengah dinamika global yang memengaruhi pasar energi, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dalam konteks ini, Amerika Serikat diketahui mengambil langkah untuk menekan harga minyak global yang sempat meningkat akibat konflik regional.

Washington memberikan pengecualian sementara terhadap sanksi bagi pembelian minyak Rusia oleh India yang dimuat sebelum 5 Maret.

Kebijakan tersebut kemudian diperluas untuk mencakup seluruh minyak mentah dan produk minyak Rusia yang dimuat sejak 12 Maret, sehingga transaksi terkait tidak lagi berada di bawah pembatasan AS.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi global di tengah tekanan harga.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Namun, hingga kini belum ada kesepakatan serupa di tingkat Uni Eropa, yang masih mempertahankan pendekatan kolektif terhadap sanksi terhadap Rusia.

Italia sebagai salah satu anggota utama Uni Eropa menegaskan akan tetap berada dalam kerangka kebijakan bersama tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan kebijakan sanksi oleh pemerintah Italia, meskipun perdebatan internal masih berlangsung.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement